Pastor Italia Ditangkap karena Curi Uang Gereja untuk Pesta Seks Gay

Sabtu, 18 September 2021 - 15:40 WIB
loading...
Pastor Italia Ditangkap...
Francesco Spagnesi, 40, pastor Italia yang ditangkap polisi atas tuduhan mencuri uang gereja untuk beli narkoba dan pesta seks gay. Foto/Newsbeezer
A A A
ROMA - Seorang pastor Italia yang dikenal dengan homilinya yang gemerlap telah ditangkap polisi atas tuduhan mencuri ribuan euro dana gereja dan sumbangan jemaat. Uang itu dia gunakan untuk membeli narkoba dan menggelar pesta seks gay.

Pastor Francesco Spagnesi, 40, seorang imam Gereja Katolik Roma yang sangat dihormati asal Prato dekat Florence, ditangkap tapi diperintahkan hakim Pengadilan Prato untuk dijadikan tahanan rumah.

Baca jug: Jenderal AS: Rusia Miliki Kekuatan Militer yang Luar Biasa

Penangkapan terjadi pada Selasa lalu saat polisi memeriksa 200 orang yang dilaporkan telah menghadiri pesta seks gay yang dia selenggarakan selama dua tahun terakhir.

Detektif polisi menuduh Spagnesi dan teman flatnya menggunakan situs kencan online untuk mengundang tamu ke pesta seks gay di mana narkoba itu dibagikan dan dijual.

Spagnesi, lahir pada tahun 1981, pernah bersekolah di SMA Livi dan kemudian mendaftar jurusan kedokteran di Universitas Pisa. Pada akhirnya, di memutuskan untuk keluar dan masuk ke seminari. Dia memilih misi kepatuhan kepada uskup, janji selibat dan ketenangan.

Spagnesi, 40, sampai 1 September adalah pastor paroki Annunciation Parish di Prato. Dia dibebaskan dari tugasnya sebagai imam gereja dan diperintahkan untuk mengambil cuti setahun oleh uskupnya, Giovanni Nerbini, yang mengaku telah mengetahui sebagian perjuangan Spagnesi tetapi tidak mengetahui secara penuh situasinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved