20 Tahun Serangan 9/11 AS, Korban Selamat: 'Saya Terbakar Hidup-hidup'

Sabtu, 11 September 2021 - 08:53 WIB
loading...
A A A
"Anda belajar untuk hidup dengannya. Saya menyebutnya 'menyimpan baut di hati Anda'."

"Kadang-kadang luar biasa. Hal yang paling aneh bagi saya adalah saya menjalaninya," imbuh dia.

"Saya tidak percaya saya bisa keluar dari sana. Itu kejutan terbesar."

Warga Inggris, Charlie Gray, mengira gempa bumi telah melanda New York ketika dia bekerja di Menara Utara WTC pada 11 September 2001.

Pedagang kelahiran London, yang dipekerjakan oleh perusahaan pialang ICAP, berdiri di kantor di lantai 26 ketika gedung "berguncang dan bergerak".

Tiba-tiba, dia melihat puing-puing jatuh dari lantai atas.

"Anda bisa melihat barang-barang ini benar-benar terbakar," kata Charlie kepada Sky News.

"Kami pikir itu pasti sesuatu seperti bom," paparnya.

"Tidak ada yang harus memberitahu kami. Semua orang hanya menuju tangga."

Charlie dan rekan-rekannya mulai berjalan menuruni menara tetapi mereka melambat karena semakin banyak orang memasuki tangga, sebelum mereka melewati tiga petugas pemadam kebakaran di lantai 17.

"Saat mereka melewati kami, kami mendengar di radio mereka ada pesawat lain yang menabrak Menara Selatan (WTC)," kata Charlie.

"Butuh waktu sekitar 17 menit untuk turun sembilan lantai," katanya.

Charlie menggambarkan pemandangan di luar WTC seperti "zona perang".

Dia mengatakan dia melihat bagian tubuh di jalan dan mobil yang telah hancur oleh puing-puing yang jatuh.

Sesosok tubuh hangus hitam mendarat sekitar 30 kaki jauhnya saat dia berjalan ke terminal feri dan dia melihat 20 orang melompat dari menara.

"Apa pilihan mereka?" Charlie bertanya.

"Anda berdiri dan mati karena menghirup asap, Anda terbakar sampai mati, atau Anda mengambil lompatan cepat dan menyelesaikannya."

Setelah naik feri, Charlie "mendengar gemuruh" dan menyaksikan Menara Selatan WTC runtuh.

"Dalam waktu kurang dari satu menit, dermaga tempat kami baru saja berdiri dipenuhi debu dan kotoran," katanya.

Charlie mengatakan 20 temannya terbunuh hari itu—termasuk satu yang dia lihat di lobi Menara Utara sesaat sebelum pesawat pertama menyerang.

Dia mengatakan seorang psikiater kemudian mendiagnosisnya dengan bentuk PTSD yang disebut "gangguan rasa bersalah".

"Saya mengalami kesulitan memahami mengapa begitu banyak orang meninggal dan saya tidak," kata Charlie.

Setelah pindah kembali ke Inggris pada tahun 2016, dia sekarang memberikan pidato motivasi tetapi mengakui bahwa dia terkadang masih berjuang dengan korban emosional 9/11.

"Saya menjadi sedikit berkaca-kaca sekarang dan lagi," katanya.

"Saya memikirkan banyak hal dan menjadi sedikit kesal karena itu adalah hari yang buruk," paparnya.

"Itu tidak akan pernah pergi—monyet itu akan selalu ada di punggungku."

"Tetapi saya menemukan bahwa membicarakannya dan berbagi pengalaman saya dengan orang-orang membantu saya melewatinya," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Selama 20 Tahun di Afghanistan,...
Selama 20 Tahun di Afghanistan, AS Tekor Rp4 Triliun Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved