Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris

Sabtu, 11 September 2021 - 05:01 WIB
loading...
Bos MI5: 31 Rencana...
Direktur Jenderal MI5 Ken McCallum. Foto/BBC
A A A
LONDON - Sebanyak 31 rencana (plot) teror tahap akhir telah digagalkan di Inggris dalam empat tahun terakhir. Informasi itu diungkapkan Direktur Jenderal MI5 Ken McCallum.

Ken McCallum yang mengungkapkan pada Oktober, ada 27 serangan yang digagalkan sejak 2017. Adapun enam rencana teror digagalkan selama pandemi.

Dia mengatakan semua rencana itu sebagian besar adalah plot kelompok Islam, tetapi "jumlah yang terus bertambah" direncanakan oleh teroris sayap kanan.

Baca juga: Lockdown, Pria Yahudi Ortodoks Naik Atap untuk Masuk Sinagog Melbourne

Dia juga memperingatkan jatuhnya Afghanistan ke tangan Taliban kemungkinan besar akan "memperkuat" para teroris di Inggris.

Baca juga: Tegang dengan China, Taiwan Tugaskan Kapal Perang 'Pembunuh Kapal Induk'

Dia memperingatkan, ancaman teror tidak akan berubah dalam semalam tetapi mungkin ada "dorongan moral" bagi para ekstremis. "Ancaman teroris ke Inggris, saya minta maaf untuk mengatakan, adalah hal yang nyata dan abadi," tutur dia.

Baca juga: Pasukan Khusus Taliban 'Badri 313': Pakai Nama Perang Nabi Muhammad, Senjatanya Buatan AS

"Tentu saja ada kemungkinan serangan teroris di tanah Inggris dalam pengawasan saya," ujar dia, mengatakan MI5 bekerja sekeras mungkin untuk menghentikan rencana itu terjadi, tetapi dia memperingatkan, "Yang membuat kami ngeri, kami tahu itu tidak akan mungkin terjadi pada setiap kesempatan serangan."

Baca juga: Xi Jinping kepada Biden: Kebijakan AS Sebabkan Kesulitan Serius

Kepala dinas keamanan Inggris itu menambahkan, “MI5 telah menyelamatkan ribuan nyawa selama 20 tahun terakhir tetapi tidak selalu berhasil."

McCallum berbicara kepada program Today BBC Radio 4 pada malam peringatan 20 tahun serangan 9/11 di Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan tindakan teroris skala kecil oleh mereka yang sudah ada di Inggris merupakan jumlah terbesar dari ancaman yang dihadapi MI5.

"Tidak ada keraguan bahwa peristiwa di Afghanistan akan membesarkan hati dan memberanikan beberapa ekstremis itu dan karenanya waspada terhadap risiko semacam itu adalah apa yang menjadi fokus organisasi saya bersama dengan berbagai ancaman lainnya," papar dia.

Namun dia memperingatkan, masih ada risiko peningkatan plot yang lebih besar yang diarahkan kelompok teroris seperti al-Qaeda.

"Kekhawatiran besar yang mengalir dari Afghanistan di samping efek inspirasional langsung adalah risiko bahwa teroris menyusun kembali dan sekali lagi menempatkan kita di jalan yang dikembangkan dengan baik, plot canggih dari jenis yang kita hadapi pada 9/11 dan tahun-tahun sesudahnya," ungkap McCallum.

Sementara pemerintah Inggris mengatakan akan menilai Taliban dengan tindakan mereka, “Dinas keamanan Inggris akan merencanakan kemungkinan lebih banyak risiko, secara progresif, dapat mengalir ke arah kita," ujar McCallum.

"Ancaman teroris cenderung tidak berubah dalam semalam dalam arti rencana atau kamp pelatihan atau infrastruktur yang diarahkan, hal-hal yang dinikmati al-Qaeda di Afghanistan pada saat 9/11," tutur dia.

"Hal-hal ini secara inheren membutuhkan waktu untuk dibangun, dan upaya 20 tahun untuk mengurangi ancaman teroris dari Afghanistan sebagian besar telah berhasil. Tapi apa yang terjadi dalam semalam, meskipun plot yang diarahkan dan bagian-bagian terorisme yang terorganisir secara terpusat membutuhkan waktu lebih lama untuk dibangun kembali... dalam semalam, Anda dapat memiliki dorongan psikologis, dorongan moral bagi para ekstremis yang sudah ada di sini, atau di negara lain," papar dia.

Menurut dia, sulit untuk mengatakan apakah Inggris lebih aman, atau kurang aman, sekarang daripada pada saat serangan 11 September.

Dia menjelaskan, apa yang disebut Negara Islam (ISIS) telah "berhasil melakukan sesuatu yang tidak dilakukan al-Qaeda" dalam menginspirasi banyak orang untuk mencoba aksi terorisme skala kecil.

"Kita perlu waspada, untuk peningkatan terorisme terinspirasi yang telah menjadi tren nyata bagi kita untuk menangani selama lima sampai 10 tahun terakhir, serta potensi pertumbuhan kembali plot diarahkan gaya al Qaeda," ungkap dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
Rencana Perang AS-NATO...
Rencana Perang AS-NATO di Ukraina dalam Dokumen Rahasia Bocor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved