Malaysia Heran Kasus COVID-19 di Indonesia Turun Lebih Cepat
Sabtu, 04 September 2021 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
“Ini bukan mencari-cari kesalahan tetapi untuk mencari cara untuk meningkatkan penanganan kita terhadap pandemi COVID-19 sehingga memenangkan perang melawannya,” imbuh politisi DAP itu seperti dikutip MalayMail, Jumat (3/9/2021).
Malaysia, kata Lim, saat ini adalah salah satu negara dengan kinerja terburuk di dunia dalam hal penanganan COVID-19 tahun ini.
Kasus baru negara per satu juta orang sekarang 572,43 dibandingkan dengan Indonesia 37,40, Filipina 126,95 dan Myanmar 61,27. Angka itu merupakan data dari Our World in Data yang diterbitkan 1 September.
Malaysia juga menduduki puncak angka kematian COVID-19 di kawasan itu, dengan 8,48 per juta orang. Vietnam berada di urutan kedua dengan 8,19 sementara kematian harian per satu juta orang di Indonesia adalah 2,36.
“Pada laju infeksi dan kematian saat ini, kami akan menembus angka 1,8 juta untuk total kumulatif kasus COVID-19 hari ini,” kata Lim.
“Kami akan memecahkan angka dua juta untuk total kumulatif kasus COVID-19 dan memecahkan angka 20.000 untuk kematian akibat COVID-19 ketika kami merayakan Hari ke-58 Malaysia pada 16 September 2021,” imbuh dia.
Malaysia dapat menyalip dua negara lagi, Irak dan Belanda, untuk menduduki peringkat ke-21 di antara negara-negara dengan total kumulatif kasus COVID-19 terbanyak, bergabung dengan 20 negara lain dengan lebih dari dua juta kasus COVID-19.
Malaysia, kata Lim, saat ini adalah salah satu negara dengan kinerja terburuk di dunia dalam hal penanganan COVID-19 tahun ini.
Kasus baru negara per satu juta orang sekarang 572,43 dibandingkan dengan Indonesia 37,40, Filipina 126,95 dan Myanmar 61,27. Angka itu merupakan data dari Our World in Data yang diterbitkan 1 September.
Malaysia juga menduduki puncak angka kematian COVID-19 di kawasan itu, dengan 8,48 per juta orang. Vietnam berada di urutan kedua dengan 8,19 sementara kematian harian per satu juta orang di Indonesia adalah 2,36.
“Pada laju infeksi dan kematian saat ini, kami akan menembus angka 1,8 juta untuk total kumulatif kasus COVID-19 hari ini,” kata Lim.
“Kami akan memecahkan angka dua juta untuk total kumulatif kasus COVID-19 dan memecahkan angka 20.000 untuk kematian akibat COVID-19 ketika kami merayakan Hari ke-58 Malaysia pada 16 September 2021,” imbuh dia.
Malaysia dapat menyalip dua negara lagi, Irak dan Belanda, untuk menduduki peringkat ke-21 di antara negara-negara dengan total kumulatif kasus COVID-19 terbanyak, bergabung dengan 20 negara lain dengan lebih dari dua juta kasus COVID-19.
Lihat Juga :