Biden Perintahkan Dokumen Serangan 11 September Dirilis

Sabtu, 04 September 2021 - 06:34 WIB
loading...
A A A
Baca juga: AS Berikan Informasi Intelijen ke Taliban Soal Bom Bandara Kabul

Mulai tahun 2002, Kongres membentuk komisi investigasi besar-besaran untuk menyelidiki serangan dan kegagalan intelijen yang mengarah ke serangan itu, yang diterbitkan pada tahun 2004 dalam Laporan Komisi 9/11. Namun, laporan itu sendiri dikritik karena gagal mengeksplorasi secara memadai banyak kegagalan intelijen domestik dan asing yang memungkinkan serangan terjadi.

Informasi selanjutnya telah dirilis hanya sedikit. Dari 19 pembajak, 15 berasal dari Arab Saudi, sekutu dekat AS dan tempat kelahiran kelompok Wahabi di balik kampanye teroris Osama. Fakta lainnya, Osama sendiri berasal dari salah satu keluarga terkaya dan paling terhubung di negara itu.

Misalnya, pada tahun 2019, keluarga korban 9/11 diizinkan oleh Departemen Kehakiman untuk mengetahui identitas salah satu dari dua orang yang terkait dengan pemerintah Saudi yang namanya telah disunting dalam memo internal FBI tahun 2012.

Pada April 2020, Departemen membatalkan rencana pelepasan lebih banyak dokumen kepada keluarga, tetapi mengatakan tidak dapat menjelaskan mengapa informasi itu harus dirahasiakan karena informasi itu juga rahasia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved