20 Tahun Perang Melawan Teror AS: 929 Ribu Tewas, Habiskan Dana USD8 Triliun Lebih
Sabtu, 04 September 2021 - 01:34 WIB
loading...
A
A
A
"Sangat penting kita memperhitungkan dengan tepat konsekuensi yang luas dan beragam dari banyak perang AS dan operasi kontraterorisme sejak 9/11, saat kita berhenti sejenak dan merenungkan semua nyawa yang hilang," tambah Crawford seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (4/9/2021).
Dalam sebuah laporan yang dirilis tahun lalu, Costs of War memperkirakan bahwa perang melawan teror telah menelantarkan setidaknya 37 juta orang di atas ratusan ribu orang yang tewas dalam kekerasan perang langsung.
AS menyelesaikan penarikannya dari Afghanistan pada hari Senin dan memperhitungkan konsekuensi dari konflik 20 tahun. Tahap akhir penarikan terjadi di bawah keadaan kekerasan dan kacau, dengan Taliban kembali mengendalikan Afghanistan dan ribuan orang "memanjat" untuk keluar dari negara itu.
Meskipun AS tidak lagi memiliki pasukan di Afghanistan, perang melawan teror tampaknya akan berlanjut di sana karena pemerintahan Biden memberi sinyal bahwa mereka akan terus menargetkan ISIS-K di negara itu melalui drone dan cara lain.
Baca juga: Hengkang dari Afghanistan, Biden kepada ISIS-K: Kami Belum Selesai dengan Anda
AS juga terus memiliki kehadiran militer di Irak dan Suriah, di antara negara-negara lain, dan dalam beberapa pekan terakhir telah melakukan beberapa serangan udara terhadap al Shabaab , afiliasi kelompok al-Qaeda , di Somalia.
Dalam sebuah laporan yang dirilis tahun lalu, Costs of War memperkirakan bahwa perang melawan teror telah menelantarkan setidaknya 37 juta orang di atas ratusan ribu orang yang tewas dalam kekerasan perang langsung.
AS menyelesaikan penarikannya dari Afghanistan pada hari Senin dan memperhitungkan konsekuensi dari konflik 20 tahun. Tahap akhir penarikan terjadi di bawah keadaan kekerasan dan kacau, dengan Taliban kembali mengendalikan Afghanistan dan ribuan orang "memanjat" untuk keluar dari negara itu.
Meskipun AS tidak lagi memiliki pasukan di Afghanistan, perang melawan teror tampaknya akan berlanjut di sana karena pemerintahan Biden memberi sinyal bahwa mereka akan terus menargetkan ISIS-K di negara itu melalui drone dan cara lain.
Baca juga: Hengkang dari Afghanistan, Biden kepada ISIS-K: Kami Belum Selesai dengan Anda
AS juga terus memiliki kehadiran militer di Irak dan Suriah, di antara negara-negara lain, dan dalam beberapa pekan terakhir telah melakukan beberapa serangan udara terhadap al Shabaab , afiliasi kelompok al-Qaeda , di Somalia.
Lihat Juga :