Hengkang dari Afghanistan, Biden kepada ISIS-K: Kami Belum Selesai dengan Anda

Rabu, 01 September 2021 - 15:24 WIB
loading...
Hengkang dari Afghanistan,...
Presiden Joe Biden menegaskan perang melawan teror AS belum berakhir. Foto/Hindustan Times
A A A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden menegaskan bahwa perang melawan terhadap teror Amerika Serikat (AS) belum berakhir. AS akan melanjutkan perang melawan terorisme di Afghanistan dan negara-negara lain.

“Kami hanya tidak perlu melakukan perang darat untuk melakukannya,” katanya seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (1/9/2021).

Biden lantas mencontohkan serangan balasan AS terhadap kelompok Negara Islam yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri di Gerbang Biara bandara Kabul adalah contohnya.

Bidenberjanji akan memburu dan menghancurkan siapa pun yang menyerang AS. Ia pun menegaskan kembali ancaman untuk memerangi kelompok Negara Islam Khorasan atau ISIS-K yang berada di Afghanistan.

“Untuk ISIS-K: Kami belum selesai dengan Anda,” tegas Biden.

“Amerika Serikat tidak akan pernah beristirahat. Kami tidak akan memaafkan. Kami tidak akan lupa. Kami akan memburu Anda sampai ke ujung bumi, dan Anda akan membayar harga tertinggi,” ia memperingatkan.

ASsebelumnya melancarkan serangan pesawat tak berawak terhadap "perencana" serangan ISIS di Afghanistan timur. Komando Pusat AS, CENTCOM, mengatakan serangan itu terjadi di provinsi Nangarhar, timur Kabul dan berbatasan dengan Pakistan.

Baca juga: Balas Dendam, AS Gempur ISIS-K di Afghanistan

Pentagon menyatakan dua petinggi kelompok ISIS-K tewas dan satu terluka dalam serangan itu.

Serangan ini dilakukan sehari setelah bom bunuh diri di bandara Kabul yang menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga sipil Afghanistan.

ISIS-K, yang dikenal sebagai Negara Islam Khorasan, mengaku bertanggung jawab atas "serangan syahid" Kamis lalu yang melibatkan seorang pembom bunuh diri. Pelaku meledakkan sabuk peledak di gerbang bandara, menewaskan 13 anggota militer AS dan lebih dari 110 warga Afghanistan. Lebih dari 100 orang terluka dalam ledakan itu.

Baca juga: Tampang Bomber ISIS di Bandara Kabul, Pembantai 110 Orang Termasuk 13 Tentara AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved