Pertama di Dunia, India Setujui Vaksin DNA untuk Melawan COVID-19

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 05:31 WIB
loading...
A A A
Seperti vaksin lainnya, vaksin DNA, setelah diberikan, mengajarkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus yang sebenarnya.

ZyCoV-D menggunakan plasmid atau cincin kecil DNA, yang berisi informasi genetik, untuk mengirimkan tusukan di antara dua lapisan kulit.

Plasmid membawa informasi ke sel untuk membuat "paku protein", yang digunakan virus untuk menempel dan memasuki sel manusia.

Sebagian besar vaksin COVID-19 bekerja dengan memberikan instruksi kepada tubuh untuk membuat fragmen protein lonjakan sehingga dapat memicu sistem kekebalan seseorang untuk memproduksi antibodi dan melatih dirinya untuk melawan virus.

Ini adalah vaksin DNA manusia pertama di dunia untuk melawan COVID-19.

Baca juga: Ribuan Orang Penuhi Jalanan Montreal, Tolak Penerapan Paspor Vaksin

Ada sejumlah vaksin DNA yang disetujui di Amerika Serikat (AS), misalnya, untuk digunakan pada hewan, termasuk vaksin untuk penyakit pada kuda dan vaksin kanker kulit untuk anjing.

Namun, lebih dari 160 vaksin DNA yang berbeda sedang diuji dalam uji klinis manusia di AS. Sebagian besar dikhususkan untuk mengobati kanker, dan sepertiga dari vaksin tersebut untuk mengobati HIV.

ZyCov-D juga merupakan vaksin COVID-19 bebas jarum pertama di India.

Vaksin ini diberikan dengan injektor bebas jarum sekali pakai, yang menggunakan aliran sempit cairan untuk menembus kulit dan mengirimkan tusukan ke jaringan yang tepat.

"Memiliki vaksin DNA yang bekerja melawan infeksi adalah masalah besar. Jika itu memberikan perlindungan yang baik, ini adalah sesuatu yang akan dibanggakan India," ujar Dr Gagandeep Kang, seorang ahli virologi dan wanita India pertama yang terpilih sebagai Fellow of the Royal Society of London.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved