Minta AS Pasok Senjata dan Amunisi, Putra Pahlawan Afghanistan Siap Perangi Taliban
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 00:18 WIB
loading...
A
A
A
Tulisan itu muncul menyusul pernyataan Amrullah Saleh, salah satu pembantu terdekat Ahmad Shah Massoud yang kemudian menjadi wakil presiden, bahwa dia adalah presiden yang sah Afghanistan setelah Ashraf Ghani melarikan diri dari Kabul ketika gerilyawan Taliban merebut ibu kota pada hari Minggu lalu.
Lembah Panjshir di utara Kabul masih dipenuhi bangkai kendaraan lapis baja Uni Soviet yang hancur dalam pertempuran yang gagal untuk menaklukkannya, dan wilayah itu juga bertahan melawan Taliban ketika mereka memerintah Afghanistan pada 1996-2001.
Ahmad Shah Massoud terbunuh beberapa hari sebelum serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat oleh militan al-Qaeda yang menikmati perlindungan Afghanistan di bawah kekuasaan Taliban, dan namanya terus membawa bobot besar baik di Afghanistan dan di seluruh dunia.
Namun masih belum jelas apakah pasukan di Panjshir akan mampu mengusir serangan pasukan Taliban, yang sejauh ini belum mencoba memasuki lembah sempit itu, atau apakah deklarasi Massoud merupakan langkah awal menuju negosiasi.
Dia mengatakan pasukannya tidak akan mampu bertahan tanpa bantuan dari Barat dan dia meminta dukungan dan bantuan logistik dari AS, Inggris dan Prancis.
"Taliban bukan masalah bagi rakyat Afghanistan saja. Di bawah kendali Taliban, Afghanistan tanpa diragukan lagi akan menjadi titik nol terorisme Islam radikal; plot melawan demokrasi akan ditetaskan di sini sekali lagi," katanya.
Lembah Panjshir di utara Kabul masih dipenuhi bangkai kendaraan lapis baja Uni Soviet yang hancur dalam pertempuran yang gagal untuk menaklukkannya, dan wilayah itu juga bertahan melawan Taliban ketika mereka memerintah Afghanistan pada 1996-2001.
Ahmad Shah Massoud terbunuh beberapa hari sebelum serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat oleh militan al-Qaeda yang menikmati perlindungan Afghanistan di bawah kekuasaan Taliban, dan namanya terus membawa bobot besar baik di Afghanistan dan di seluruh dunia.
Namun masih belum jelas apakah pasukan di Panjshir akan mampu mengusir serangan pasukan Taliban, yang sejauh ini belum mencoba memasuki lembah sempit itu, atau apakah deklarasi Massoud merupakan langkah awal menuju negosiasi.
Dia mengatakan pasukannya tidak akan mampu bertahan tanpa bantuan dari Barat dan dia meminta dukungan dan bantuan logistik dari AS, Inggris dan Prancis.
"Taliban bukan masalah bagi rakyat Afghanistan saja. Di bawah kendali Taliban, Afghanistan tanpa diragukan lagi akan menjadi titik nol terorisme Islam radikal; plot melawan demokrasi akan ditetaskan di sini sekali lagi," katanya.
Lihat Juga :