Dalang Jatuhnya Kabul Adalah Komandan Taliban yang Dibebaskan Obama dari Guantanamo
Kamis, 19 Agustus 2021 - 04:58 WIB
loading...
A
A
A
Saat berbicara dengan utusan Presiden Joe Biden untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, awal tahun ini, Khairkhwa mengatakan: "Saya memulai jihad untuk menghapus pasukan asing dari negara saya dan mendirikan pemerintahan Islam, dan jihad akan berlanjut sampai kita mencapai tujuan itu melalui kesepakatan politik."
Dia berjanji bahwa Taliban tidak akan melancarkan serangan jika Biden memindahkan semua pasukan AS dan bahkan mengeklaim mereka tidak akan menghukum warga Afghanistan yang telah bekerja dengan militer AS.
Tetapi para komandan perang Taliban sekarang mencoba melacak warga Afghanistan yang melakukan hal itu dan memburu mereka yang bekerja sama dalam menggulingkan rezim Taliban setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11 di AS.
Baca juga: Jet-jet Tempur AS Berkeliaran di Kabul, Militer Amerika Bungkam
Para warga Afghanistan membanjiri Kabul ketika para pengungsi yang melarikan diri dari cengkeraman Taliban menceritakan kisah-kisah tentang bagaimana panglima perang Taliban menuntut mereka menyerahkan perempuan dan anak perempuan untuk menjadi "istri" mereka.
The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa warga sipil dan tentara yang ditangkap dibunuh, namun pejabat Taliban membantah laporan itu.
Khairkhwa sebelumnya telah mengawasi pemenggalan kepala dan rajam saat menjabat sebagai menteri dalam negeri Taliban.
Dia berjanji bahwa Taliban tidak akan melancarkan serangan jika Biden memindahkan semua pasukan AS dan bahkan mengeklaim mereka tidak akan menghukum warga Afghanistan yang telah bekerja dengan militer AS.
Tetapi para komandan perang Taliban sekarang mencoba melacak warga Afghanistan yang melakukan hal itu dan memburu mereka yang bekerja sama dalam menggulingkan rezim Taliban setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11 di AS.
Baca juga: Jet-jet Tempur AS Berkeliaran di Kabul, Militer Amerika Bungkam
Para warga Afghanistan membanjiri Kabul ketika para pengungsi yang melarikan diri dari cengkeraman Taliban menceritakan kisah-kisah tentang bagaimana panglima perang Taliban menuntut mereka menyerahkan perempuan dan anak perempuan untuk menjadi "istri" mereka.
The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa warga sipil dan tentara yang ditangkap dibunuh, namun pejabat Taliban membantah laporan itu.
Khairkhwa sebelumnya telah mengawasi pemenggalan kepala dan rajam saat menjabat sebagai menteri dalam negeri Taliban.
Lihat Juga :