Taliban Sita Alat Pimandai Wajah, Dapat Mengidentifikasi Warga yang Membantu AS
Rabu, 18 Agustus 2021 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Video Viral, Pejuang Taliban Lepas Tembakan Peringatan di Luar Bandara Kabul
"Jika Taliban belum mengakses data tersebut, seorang veteran Operasi Khusus Angkatan Darat mengatakan bahwa Inter-Services Intelligence (ISS), badan mata-mata Pakistan yang memiliki sejarah bekerja sama dengan Taliban, dapat memberi mereka alat untuk melakukannya," Intercept melaporkan.
Banyak warga Afghanistan yang tidak dievakuasi berlomba untuk menghapus aktivitas online mereka di masa lalu saat Taliban mengambil alih kendali. Meskipun seorang wanita anonim yang bekerja untuk pemerintah Afghanistan membakar setiap dokumen yang mengikatnya dengan pekerjaannya sebelumnya, dia masih khawatir bahwa data biometrik yang dia berikan ketika dia dipekerjakan akan digunakan oleh Taliban untuk melacaknya, The Wall Street Journal melaporkan.
Diwartakan sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Jake Sullivan, mengakui banyak senjata AS yang diberikan pada tentara Afghanistan sekarang berada di tangan Taliban.
Selain itu, muncul sejumlah foto di media sosial yang menunjukkan Taliban berpose dengan helikopter militer seperti Black Hawk buatan AS dan Mi-17 buatan Uni Soviet setelah mereka menguasai lapangan terbang di Kandahar. Setelah kelompok itu mengambil alih bandara Mazar-i-Sharif akhir pekan ini, lebih banyak foto menyusul. Kali ini anggota Taliban berdiri di samping pesawat serang A-29 dan helikopter utilitas MD-530.
"Jika Taliban belum mengakses data tersebut, seorang veteran Operasi Khusus Angkatan Darat mengatakan bahwa Inter-Services Intelligence (ISS), badan mata-mata Pakistan yang memiliki sejarah bekerja sama dengan Taliban, dapat memberi mereka alat untuk melakukannya," Intercept melaporkan.
Banyak warga Afghanistan yang tidak dievakuasi berlomba untuk menghapus aktivitas online mereka di masa lalu saat Taliban mengambil alih kendali. Meskipun seorang wanita anonim yang bekerja untuk pemerintah Afghanistan membakar setiap dokumen yang mengikatnya dengan pekerjaannya sebelumnya, dia masih khawatir bahwa data biometrik yang dia berikan ketika dia dipekerjakan akan digunakan oleh Taliban untuk melacaknya, The Wall Street Journal melaporkan.
Diwartakan sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Jake Sullivan, mengakui banyak senjata AS yang diberikan pada tentara Afghanistan sekarang berada di tangan Taliban.
Selain itu, muncul sejumlah foto di media sosial yang menunjukkan Taliban berpose dengan helikopter militer seperti Black Hawk buatan AS dan Mi-17 buatan Uni Soviet setelah mereka menguasai lapangan terbang di Kandahar. Setelah kelompok itu mengambil alih bandara Mazar-i-Sharif akhir pekan ini, lebih banyak foto menyusul. Kali ini anggota Taliban berdiri di samping pesawat serang A-29 dan helikopter utilitas MD-530.
Lihat Juga :