Taliban Olesi Wajah Pria Afghanistan dengan Aspal, Diarak dengan Tali di Leher
Senin, 16 Agustus 2021 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Situasinya bisa mengerikan bagi individu LGBT [lesbian, gay, biseksual dan transgender] di negara itu. Seorang hakim Taliban mengumumkan bulan lalu bahwa hukuman untuk homoseksualitas adalah kematian di bawah kekuasaannya.
“Hanya ada dua hukuman untuk gay: rajam atau dia harus berdiri di balik tembok yang menimpanya. Dindingnya harus setinggi 2,5 hingga 3 meter,” kata hakim tersebut kepada surat kabar Jerman Bild.
Taliban diperkirakan akan mengumumkan pemulihan "Imarah Islam Afghanistan" dalam waktu dekat.
Kelompok itu telah berjanji akan ada transfer kekuasaan secara damai dan berjanji para milisinya tidak akan memasuki rumah orang atau mengganggu bisnis.
Taliban juga dilaporkan menawarkan "amnesti" kepada orang-orang yang bekerja dengan pemerintah Afghanistan atau pasukan asing.
Namun ada laporan tentang taktik brutal di daerah yang telah direbut Taliban dalam beberapa hari terakhir termasuk pembunuhan balas dendam.
“Hanya ada dua hukuman untuk gay: rajam atau dia harus berdiri di balik tembok yang menimpanya. Dindingnya harus setinggi 2,5 hingga 3 meter,” kata hakim tersebut kepada surat kabar Jerman Bild.
Taliban diperkirakan akan mengumumkan pemulihan "Imarah Islam Afghanistan" dalam waktu dekat.
Kelompok itu telah berjanji akan ada transfer kekuasaan secara damai dan berjanji para milisinya tidak akan memasuki rumah orang atau mengganggu bisnis.
Taliban juga dilaporkan menawarkan "amnesti" kepada orang-orang yang bekerja dengan pemerintah Afghanistan atau pasukan asing.
Namun ada laporan tentang taktik brutal di daerah yang telah direbut Taliban dalam beberapa hari terakhir termasuk pembunuhan balas dendam.
(min)
Lihat Juga :