Taliban Sukses Besar, Inggris Takut al-Qaeda Kembali ke Afghanistan

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 14:12 WIB
loading...
A A A
Kanada dan Inggris mengikuti jejak Washington untuk membantu warga negara mereka meninggalkan negara yang dilanda perang itu.

Baca juga: Taliban Mengamuk, AS Kerahkan 3.000 Tentara untuk Evakuasi Staf Kedutaan

Pemerintah Afghanistan masih memegang kota utama di utara—Mazar-i-Sharif—dan Jalalabad, dekat perbatasan Pakistan di timur, serta Kabul. Namun, ketika Taliban merebut kota pusat utama Ghazni, yang terletak 150 km barat daya Kabul, intelijen AS mengeluarkan peringatan keras bahwa ibu kota negara itu mungkin jatuh ke tangan Taliban dalam waktu 90 hari.

Penilaian intelijen itu mendorong PBB mengeluarkan peringatan bahwa jika kelompok Taliban mencapai Kabul akan memiliki "dampak bencana pada warga sipil".

“Sekretaris Jenderal [PBB] mengikuti, dengan keprihatinan mendalam, perkembangan di Afghanistan, termasuk pertempuran terakhir di Herat dan Kandahar. Kami sangat prihatin dengan pergeseran pertempuran ke daerah perkotaan, di mana potensi kerugian sipil bahkan lebih besar. Kami berharap bahwa diskusi minggu ini di Doha antara perwakilan Republik Islam Afghanistan dan Taliban bersama dengan utusan regional dan internasional, akan memulihkan jalan menuju penyelesaian yang dinegosiasikan untuk konflik tersebut," kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Keren! China Bikin Satelit...
Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir
Rekomendasi
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
Inggris Umumkan Siap...
Inggris Umumkan Siap untuk Mengerahkan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved