1,69 Juta Warga AS Kena Covid-19, Trump Klaim Pemerintah Bekerja Keras

Jum'at, 29 Mei 2020 - 11:06 WIB
loading...
1,69 Juta Warga AS Kena...
Petugas medis di AS saat sedang mengevakuasi warga yang terinfeksi virus corona. Foto: dok/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Lebih dari 100.442 pasien Covid-19 meninggal dunia di Amerika Serikat (AS) dan 1,69 juta penduduk terinfeksi virus mematikan tersebut. Pada saat bersamaan, jumlah pengangguran di AS mencapai 39 juta orang karena krisis ekonomi akibat pandemi tersebut.

Namun, Presiden AS Donald Trump justru terus membela diri. Dia menyatakan, pemerintahannya telah bekerja keras menangani pandemi virus corona tersebut. Dia mengklaim, jika tidak ada penanganan yang dilakukan pemerintahannya, jumlah korban jiwa akan jauh lebih tinggi, meskipun para kritikus menuduh AS lambat dalam menghadapi wabah itu. (Baca: 2,5 Juta Orang di Dunia Sembuh dari Covid-19)

Trump mengatakan, jumlah korban jiwa bisa saja 25 kali lebih tinggi. Padahal, Trump awalnya mengabaikan pandemi tersebut dan kerap membandingkannya dengan flu musiman. Optimistis pernah disampaikan pada Februari lalu ketika dia mengatakan AS bisa "mengendalikan virus" dan pada April virus itu bisa "pergi secara ajaib". Trump pernah memperkirakan 50.000–60.000 kematian, kemudian 60.000–70.000 dan kemudian "secara substansial di bawah 100.000". Faktanya, kini jumlah korban meninggal telah mencapai di atas 100.000 orang.

Pada Mei, 1.400 orang meninggal di AS setiap hari karena Covid-19. Puncaknya pada April lalu ketika 2.000 orang meninggal setiap hari. Banyak pihak memperkirakan, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 bisa melebih pandemi flu pada 1957–1958 mencapai 116.000. Dengan angka kematian AS saat ini mencapai lebih dari 100.000, itu hampir sama dengan jumlah prajurit Amerika yang terbunuh di Korea, Vietnam, Irak, dan Afghanistan selama 44 tahun pertempuran.

Hal berbeda justru ditunjukkan Joe Biden, rival utama Trump pada pemilu presiden mendatang. “Bangsa ini berduka dengan kalian semua (keluarga korban),” kata Biden, dilansir Reuters. Dia mengungkapkan, banyak momen dalam sejarah AS yang menggugah hati. “Hari ini merupakan salah satu momen itu. Sungguh menyedihkan,” katanya. (Baca juga: Cemaskan Corona, Orang Tua Was-was Jika Sekolah Kembali Dibuka)

Dengan hampir 39 juta orang Amerika menjadi pengangguran selama pandemi, AS membuka kembali ekonomi yang “beku” oleh virus corona, bahkan ketika angka kematian terus meningkat. Sebanyak 50 negara bagian telah melonggarkan aturan lockdown Covid-19 dalam beberapa bentuk.

Pekan lalu saja, lebih dari 2 juta warga AS mengajukan jaminan pengangguran kepada pemerintah. “Saya melihat semakin banyak sektor swasta merumahkan karyawannya,” kata Joel Naroff, kepala ekonomi Naroff Economics di Holland, Pennsylvania. Jika pelonggaran lockdown diperlambat, dia memperkirakan maka jumlah pengangguran akan semakin bertambah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Warga Palestina Kecewa...
Warga Palestina Kecewa Donald Trump Menang Pemilu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved