Taiwan Batalkan Proyek 60 Kapal Serbu karena Tak Mampu Melawan China

Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Dijuluki "pembunuh kapal induk", korvet kecil tapi kuat adalah kapal perang siluman canggih yang akan membuat kapal hampir tidak terlihat di laut dan bahkan lebih sulit untuk dideteksi ketika beroperasi di dekat pantai.

Su Tzu-yun, seorang analis senior di Institute for National Defense and Security Research, mengatakan baik kapal serbu rudal dan korvet kelas Tuo Jiang memiliki kemampuan perang asimetris yang efektif.

"Pembatalan ini terutama karena kebutuhan prioritas angkatan laut daripada masalah stabilitas kapal serbu rudal,” katanya, seperti dikutip South China Morning Post, Selasa (10/8/2021), seraya menambahkan bahwa peluncuran rudal bergantung pada sistem radar daripada stabilitas kapal di laut.

Menurutnya, sistem Harpoon berbasis darat jauh lebih murah daripada kapal serbu rudal dan sama efektifnya dalam menghalau serangan amfibi jika terjadi konflik dengan China.

Beijing, yang mengklaim kedaulatan Taiwan, tidak meninggalkan penggunaan kekuatan terhadap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu dan telah meningkatkan intimidasi militer terhadap Taiwan sejak Tsai Ing-wen, dari Partai Progresif Demokratik yang condong pada kemerdekaan, terpilih sebagai presiden pada 2016 dan menolak untuk menerima prinsip satu-China.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved