Jaksa Agung: Gubernur New York Andrew Cuomo Terlibat Pelecehan Seks 11 Wanita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 09:20 WIB
loading...
Jaksa Agung: Gubernur...
Gubernur New York Andrew Cuomo dinyatakan terlibat pelecehan seksual terhadap 11 wanita. Foto/REUTERS/Office of Governor Cuomo
A A A
NEW YORK CITY - Gubernur New York , Amerika Serikat (AS), Andrew Cuomo dinyatakan terlibat pelecehan seksual terhadap 11 wanita, termasuk pegawai negeri, mantan pegawai negeri, warga sipil dan bahkan petugas polisi.

Kesimpulan itu merupakan laporan eksplosif Jaksa Agung Negara Bagian New York Letitia James yang diumumkan hari Selasa waktu setempat.

Baca juga: Biden Desak Gubernur New York Cuomo Mundur Terkait Skandal Seks 11 Wanita

"Cuomo terlibat dalam sentuhan yang tidak diinginkan dan tidak konsensual serta membuat komentar yang bersifat seksual 'menjuruskan', menciptakan lingkungan kerja yang tidak bersahabat bagi wanita,” kata James saat merilis temuan dari penyelidikan selama berbulan-bulan.

Gubernur New York tiga periode yang merupakan politikus Partai Demokrat itu memang diselidiki sejak Desember lalu setelah setidaknya 11 wanita memberanikan diri membongkar skandal memalukan tersebut.

“Saya percaya wanita. Dan saya percaya 11 wanita ini,” kata James, menyinggung slogan "percaya wanita" yang menjadi populer dengan munculnya gerakan #MeToo pada tahun 2017.

Penyelidikan negara bagian setempat menemukan bahwa 11 penuduh Cuomo dapat dipercaya dalam tuduhan mereka.

Cuomo sendiri telah menyangkal klaim tertentu yang dibuat oleh beberapa wanita. "Namun penyelidik menemukan penyangkalannya kurang kredibel dan tidak konsisten dengan bobot bukti yang diperoleh selama penyelidikan kami," lanjut James.

Kendati demikian, penyangkalan Cuomo yang gigih untuk mengakui kesalahan atau meminta maaf justru mengeras sejak mantan ajudannya; Lindsey Boylan, pertama kali mengumumkan tuduhannya tentang kontak seksual yang tidak diinginkan pada bulan Desember.

Gubernur bersikeras dalam konferensi pers yang aneh pada hari Selasa bahwa dia tidak pernah menyentuh siapa pun secara tidak pantas atau membuat tindakan seksual yang tidak pantas.

Menurut laporan Jaksa Agung, pelecehan tidak terbatas pada wanita di staf Cuomo. Penuduhnya termasuk warga sipil dan bahkan seorang polisi negara bagian, anggota dari staf keamanannya.

Baca juga: Israel Ancam Serang Iran Sendirian

Temuan laporan itu melampaui sentuhan dan sindiran yang tidak diinginkan terhadap perilaku profesional Cuomo yang dilaporkan pendendam dan menciptakan budaya ketakutan yang nyata di kantornya.

"Kami juga menyimpulkan bahwa budaya Kamar Eksekutif—yang dipenuhi dengan ketakutan dan intimidasi, sementara pada saat yang sama menormalkan rayuan dan komentar berbasis gender Gubernur yang sering—berkontribusi pada kondisi yang memungkinkan pelecehan seksual terjadi dan bertahan," tulis penyelidik, Joon Kim dan Anne Clark, yang bekerja bersama Jaksa Agung James dalam penyelidikan.

“Budaya itu juga memengaruhi cara yang tidak pantas dan tidak memadai di mana Kamar Eksekutif menanggapi tuduhan pelecehan,” tulis mereka.

Menurut kantor Jaksa Agung, tim James telah berbicara dengan 179 orang dan meneliti lebih dari 74.000 item bukti selama penyelidikan.

Charlotte Bennett, mantan ajudan Gubernur New York Andrew Cuomo yang juga menuduhnya melakukan pelecehan seksual awal tahun ini, angkat bicara dalam wawancaranya dengan CBS, yang dilansir Rabu (4/8/2021).

"Dia mengatakan bahwa wanita tampil dengan cerita mereka dan kami tidak perlu menganggapnya serius," kecam Bennett terkait respons Cuomo atas laporan Jaksa Agung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved