Judoka Saudi Dihujat karena Ladeni Judoka Israel dan Kalah Telak Pula
Selasa, 03 Agustus 2021 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Namun, warga Arab pengguna Twitter menyampaikan kemarahannya."Betapa rendahnya Anda untuk mendukung Israel sehingga terus mencabut seluruh bangsa, sungguh sampah!," kecam pengguna akun @HamzaTwelly yang akunnya menggunakan bendera nasional Irak.
Baca juga: Seteru Memanas, Iran Ancam Balik AS, Inggris dan Israel
Pengguna Twitter lainnya mengutuk dukungan online yang ditunjukkan kepada Israel sebagai akibat dari pertempuran yang secara terang-terangan mengabaikan kejahatan perang negara itu.
Alqahtani juga diserang karena melepas jilbabnya untuk pertandingan dan karena tidak mencetak satu poin pun sebelum akhirnya dinyatakan kalah telak.
"Anda memalukan, dipermalukan, dan tidak maju dengan tergesa-gesa menormalisasi lebih dari nol," tulis pengguna akun @saaed_bsharat dengan mem-posting judoka Arab Saudi mengangkat bendera putih dan dua judoka pria negara Arab lainnya mengibarkan bendera masing-masing melangkah pergi.
Reaksi terhadap Alqahtani dipandang sebagai potret peristiwa baru-baru ini di Arab Saudi sebagai negara Muslim yang dianggap berdiri untuk Islam dan prinsip-prinsipnya, namun perlahan menyesuaikan diri dengan Israel.
Pengguna Twitter Thayer Hijazi mengatakan: "Tahani Alqahtani tidak hanya mewakili dirinya sendiri, dia mewakili sifat tercela [Putra Mahkota Mohammad] bin Salman."
Israel sering dituduh menggunakan kehadirannya dalam acara olahraga dan budaya internasional sebagai sarana untuk "sportwash" atas pelanggaran hak asasi manusianya. Atlet Arab lainnya telah mengambil sikap publik terhadap normalisasi hubungan dengan kedok diplomasi dalam sportivitas.
Baca juga: Seteru Memanas, Iran Ancam Balik AS, Inggris dan Israel
Pengguna Twitter lainnya mengutuk dukungan online yang ditunjukkan kepada Israel sebagai akibat dari pertempuran yang secara terang-terangan mengabaikan kejahatan perang negara itu.
Alqahtani juga diserang karena melepas jilbabnya untuk pertandingan dan karena tidak mencetak satu poin pun sebelum akhirnya dinyatakan kalah telak.
"Anda memalukan, dipermalukan, dan tidak maju dengan tergesa-gesa menormalisasi lebih dari nol," tulis pengguna akun @saaed_bsharat dengan mem-posting judoka Arab Saudi mengangkat bendera putih dan dua judoka pria negara Arab lainnya mengibarkan bendera masing-masing melangkah pergi.
Reaksi terhadap Alqahtani dipandang sebagai potret peristiwa baru-baru ini di Arab Saudi sebagai negara Muslim yang dianggap berdiri untuk Islam dan prinsip-prinsipnya, namun perlahan menyesuaikan diri dengan Israel.
Pengguna Twitter Thayer Hijazi mengatakan: "Tahani Alqahtani tidak hanya mewakili dirinya sendiri, dia mewakili sifat tercela [Putra Mahkota Mohammad] bin Salman."
Israel sering dituduh menggunakan kehadirannya dalam acara olahraga dan budaya internasional sebagai sarana untuk "sportwash" atas pelanggaran hak asasi manusianya. Atlet Arab lainnya telah mengambil sikap publik terhadap normalisasi hubungan dengan kedok diplomasi dalam sportivitas.
Lihat Juga :