Cegah Ancaman dari Afghanistan, Rusia Perkuat Basis Militer di Tajikistan

loading...
Cegah Ancaman dari Afghanistan, Rusia Perkuat Basis Militer di Tajikistan
Rusia mengatakan bahwa mereka meningkatkan kemampuan tempur pangkalan militernya di Tajikistan dan melatih tentara lokal, di tengah memburuknya situas di Afghanistan. Foto/Ist
MOSKOW - Rusia akan meningkatkan kemampuan tempur pangkalan militernya di Tajikistan dan melatih tentara lokal. Moskow juga memperingatkan bahwa ISIS mulai bergerak ke Afghanistan, yang berbagi perbatasan dengan Tajikistan.

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, saat melakukan kunjungan ke Tajikistan mengatakan bahwa situasi keamanan telah memburuk dengan cepat di Afghanistan, di tengah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS).

Secara khusus, Moskow menyatakan kekhawatirannya atas apa yang digambarkannya sebagai kekuatan elemen ISIS yang tumbuh di Afghanistan utara. Baca juga: Pasukan Afghanistan Hancurkan Taliban di Dekat Perbatasan Tajikistan

Shoigu mengatakan bahwa anggota ISIS bergerak ke Afghanistan dari Suriah, Libya dan beberapa negara lain. “Apalagi di beberapa bagian, kita juga bisa melihat bahwa gerakan-gerakan ini terorganisir dengan cukup serius,” kata Shoigu.



Menyebut penarikan pasukan AS sangat tergesa-gesa, Shoigu mengatakan bahwa Moskow sedang melatih personel militer Tajikistan di akademi militer Rusia, dan fasilitas yang berafiliasi dengan pangkalan militer yang dioperasikannya di Tajikistan.

"Kami menyediakan semua yang dibutuhkan untuk pelatihan militer," ucap Shoigu, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (28/7/2021). Baca juga: Taliban dalam Posisi Terkuat, CIA Takut Pemerintah Afghanistan Jatuh

“Kami memberikan perhatian yang meningkat untuk memperkuat kemampuan tempur pangkalan kami dan menyempurnakan rencana untuk bersama-sama mengusir kemungkinan infiltrasi pemberontak,” tukasnya.

Rusia sendiri diketahui akan mengadakan latihan militer pada 5-10 Agustus di dekat perbatasan Tajikistan dengan Afghanistan. Latihan itu dilaporkan akan melibatkan lebih dari 1.000 tentara Rusia serta pasukan Uzbekistan dan Tajikistan.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top