Hamas Kutuk Status Pengamat Israel yang 'Mengejutkan' di Uni Afrika

loading...
Hamas Kutuk Status Pengamat Israel yang Mengejutkan di Uni Afrika
Wakil Kepala Hamas Moussa Abu Marzouk saat wawancara dengan Reuters di Kota Gaza, 17 Desember 2014. Foto/REUTERS
JALUR GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas mengecam keputusan Uni Afrika (UA) memberikan Israel status pengamat di blok pan-Afrika itu.

"Keputusan ini meningkatkan legitimasi entitas (Israel) di tanah kami dan memberinya lebih banyak peluang melanjutkan rencananya menghapus hak-hak Palestina dan melanjutkan kejahatan brutalnya terhadap rakyat kami," tegas pernyataan Hamas.

Hamas meminta negara-negara Afrika yang katanya masih menderita akibat penindasan kolonialisme dan rasisme untuk "mengusir" Israel dari UA dan menamparnya dengan sanksi "sampai menyetujui kebenaran dan keadilan."

Baca juga: Netizen: Hanya di Inggris, ‘Spider Man’ Serang Pegawai dan Pembeli di Mal



Israel mengumumkan telah mencapai status pengamat di UA setelah hampir dua dekade upaya diplomatik.

Baca juga: Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya

Duta Besar Israel untuk Ethiopia, Burundi, dan Chad, Aleli Admasu menyerahkan piagam Israel sebagai anggota pengamat kepada Moussa Faki Mahamat, ketua badan kontinental blok 55 negara anggota itu.

Baca juga: Brutalnya Israel, 146 Demonstran Palestina Terluka dalam Bentrok

"Ini adalah hari perayaan hubungan Israel-Afrika. Pencapaian diplomatik ini adalah hasil kerja konsisten Kementerian Luar Negeri, Divisi Afrika, dan Kedutaan Besar Israel di benua itu," papar Menteri Luar Negeri Yair Lapid.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top