Belum Diikat Tali tapi Lompat, Bungee Jumper Cantik Ini Tewas Jatuh 50 Meter

Jum'at, 23 Juli 2021 - 11:25 WIB
loading...
Belum Diikat Tali tapi...
Yecenia Morales Gomez, 25, (kiri), pengacara cantik di Kolombia tewas saat bermain bungee jumping karena melompat meski tubuhnya belum diikat tali. Foto/News Flash/Australscope
A A A
BOGOTA - Seorang pengacara cantik di Kolombia tewas saat bermain bungee jumping setinggi 50 meter dari permukaan tanah. Musababnya, bungee jumper ini melompat padahal tubuhnya belum diikat tali.

Yecenia Morales Gomez, pengacara berusia 25 tahun ini, tewas secara tragis ketika dia salah mengikuti instruksi dari instruktur.

Baca juga: Marahnya Israel Diboikot Es Krim Ben & Jerry's, Menyebutnya Terorisme

Namun laporan medis menunjukkan penyebab kematian wanita itu bukanlah jatuh di tanah, melainkan akibat serangan jantung saat masih berada di udara.

Menurut laporan media Kolombia; Noticias Caracol, Gomez menderita serangan jantung saat jatuh dan meninggal sebelum dia jatuh ke tanah.

Tragedi itu terjadi saat Gomez bermain bungee jumping pertama kali dengan pacarnya di provinsi Antioquia, Kolombia.

Menurut rekaman yang diambil oleh penonton, instruktur bungee jumping berteriak kepada pacar Gomez untuk "melompat sekarang", tetapi Gomez mengira instruksi itu untuknya, dan dia melompat tanpa terikat tali.

Pacarnya segera bergegas ke sisinya dan mencoba melakukan CPR tetapi dia sudah meninggal.

Seorang juru bicara petugas pemadam kebakaran dari Amaga yang tiba di tempat kejadian mengatakan: “Sayangnya wanita itu tidak memiliki tanda-tanda vital dan kami kemudian menemukan jasadnya."

“Dengan bantuan tenaga profesional yang ada di sekitar, kami melakukan pertolongan pertama kepada pasangannya," lanjut juru bicara tersebut tanpa disebutkan namanya.

Gustavo Guzman, Wali Kota Fredonia di Antioquia, menjelaskan kepada El Tiempo bahwa Gomez "menjadi bingung".

"Instruksinya pacar lompat karena dia sudah terpasang di peralatan keamanan," kata Guzman yang dilansir Jumat (23/7/2021).

“Mereka hanya memasang tali kekang padanya sehingga dia bingung dan bergegas," katanya lagi.

Baca juga: Sistem Rudal Buatan Rusia Tembak Jatuh Seluruh Rudal Israel di Homs Suriah

Wanita itu dimakamkan setelah upacara di lingkungan Simon Bolivar di Medellín, tempat dia tinggal bersama keluarganya.

Orang-orang terkasih telah memberikan penghormatan kepada pengacara muda itu.

Saudara laki-lakinya yang hancur perasaannya, Andres Morales, menggambarkannya sebagai wanita bahagia yang suka membaca dan menari dan memiliki jiwa wirausaha.

“Saudara adalah seorang gadis dengan semua nilai terbaik, bahagia, spontan, dengan kebajikan yang membuatnya mencintai teman-temannya, dan membantu orang yang membutuhkan.”

El Tiempo melaporkan bahwa menurut Wali Kota Fredonia, ada dua perusahaan yang menawarkan bungee jumping di daerah tersebut, dan tidak ada yang memiliki izin untuk melakukannya.

Investigasi atas kematian wanita itu sedang berlangsung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Tambang Batu Bara Meledak...
Tambang Batu Bara Meledak di China, 90 Orang Tewas
Motor Sport Ini Tergantung...
Motor Sport Ini Tergantung di Lampu Lalu Lintas dalam Kecelakaan Aneh di Kanada
Inilah 4 Perempuan Cantik...
Inilah 4 Perempuan Cantik di Balik Kartel Narkoba Terkejam, Salah Satunya Punya 3 Suami
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved