Jadi Target Penyadapan Spyware Pegasus, Macron Ganti Ponsel
Jum'at, 23 Juli 2021 - 05:44 WIB
loading...
A
A
A
Macron bukan satu-satunya kepala negara yang ada dalam daftar 50.000 kemungkinan target spyware. Nomor telepon Presiden Irak Barham Salih, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly, Presiden Dewan Eropa Charles Michel, dan banyak lagi politisi juga ditemukan dalam daftar ditemukan secara kolektif oleh jurnalis investigasi.
Baca juga: 10 Perdana Menteri, 3 Presiden dan 1 Raja Jadi Target Spyware Pegasus Israel
Namun perancang spyware, perusahaan Israel NSO Group, mengklaim bahwa alat itu dibuat dan digunakan semata-mata untuk tujuan memata-matai penjahat dan teroris berbahaya. Mereka pun menolak bertanggung jawab atas skandal tersebut dan menyalahkan pihak-pihak yang menggunakan perangkatnya.
"Jika saya adalah produsen mobil dan sekarang Anda mengambil mobil dan Anda mengemudi dalam keadaan mabuk dan Anda menabrak seseorang, Anda tidak pergi ke pabrik mobil, Anda pergi ke pengemudinya," ujar juru bicara NSO Grup.
"Kami mengirimkan sistem ke pemerintah, kami mendapatkan semua akreditasi yang benar dan melakukan semuanya secara legal," sambungnya.
Baca juga: 10 Perdana Menteri, 3 Presiden dan 1 Raja Jadi Target Spyware Pegasus Israel
Namun perancang spyware, perusahaan Israel NSO Group, mengklaim bahwa alat itu dibuat dan digunakan semata-mata untuk tujuan memata-matai penjahat dan teroris berbahaya. Mereka pun menolak bertanggung jawab atas skandal tersebut dan menyalahkan pihak-pihak yang menggunakan perangkatnya.
"Jika saya adalah produsen mobil dan sekarang Anda mengambil mobil dan Anda mengemudi dalam keadaan mabuk dan Anda menabrak seseorang, Anda tidak pergi ke pabrik mobil, Anda pergi ke pengemudinya," ujar juru bicara NSO Grup.
"Kami mengirimkan sistem ke pemerintah, kami mendapatkan semua akreditasi yang benar dan melakukan semuanya secara legal," sambungnya.
Lihat Juga :