Pakar Militer: AS Tak Punya Peluang Lindungi Taiwan dari Invasi China

Jum'at, 23 Juli 2021 - 04:33 WIB
loading...
A A A
"Taiwan adalah targetnya," tegasnya.

Baca juga: Ancaman Membom Nuklir Jepang dari Fanboy Militer China, tapi Beijing Merestui

"Berapa banyak waktu yang sebenarnya dimiliki AS?" tanya Du, dalam peristiwa tersebut China memutuskan untuk meluncurkan gelombang serangan untuk menyerang pulau itu.

"Sebelum pasukan AS tiba, kita akan menyelesaikan semua tugas tempur kita. Mereka (AS) tidak akan memiliki kesempatan untuk campur tangan dalam konflik Selat Taiwan," tuturnya.

Ketegangan lintas selat telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah kegagalan dialog antara Taipei dan Beijing, yang sekarang memasuki tahun kelima berturut-turut. Masing-masing pihak menyalahkan pihak lain atas kebuntuan tersebut.

Ketika hubungan AS-Taiwan mencapai level tertinggi di tahun terakhir pemerintahan Trump, hubungan itu bertepatan dengan ketegangan hubungan antara AS dan China. Pemerintahan Biden telah bekerja untuk membangun kembali komunikasi di semua tingkatan yang dipandang perlu untuk menghindari kesalahpahaman dan kecelakaan, terutama yang bersifat militer.

Sementara itu, Beijing telah menawarkan pengingat mingguan tentang niatnya untuk "menyatukan" Taiwan, yang dianggapnya sebagai provinsi China meskipun tidak pernah memerintahnya. China juga telah memperingatkan Taiwan, yang semakin yakin tentang keamanannya karena dukungan AS, bahwa mereka akan menggunakan kekuatan jika perlu.

Meskipun latihan PLA baru-baru ini dianggap dekat pada 135 mil laut, latihan itu bukanlah yang terdekat dengan Taiwan yang bisa dilakukan pasukan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved