Bawa 'Kantong Diplomatik', Pesawat CIA Mendarat di Taiwan
Selasa, 20 Juli 2021 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Kunjungan itu menimbulkan kemarahan di Beijing, yang menganggapnya sebagai pelanggaran teritorial. Ini adalah reaksi terbaru Beijing terkait kunjungan pesawat AS, termasuk oleh pejabat tinggi Washington.
“Setiap pesawat militer asing dilarang mendarat di wilayah China tanpa persetujuan dari pemerintah Republik Rakyat China (RRC), dan setiap masuk tanpa izin ke wilayah udara teritorial China oleh kapal dan pesawat militer asing akan mengakibatkan konsekuensi serius," kata Kolonel Senior Wu Qian, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China, dalam sebuah pernyataan hari Sabtu lalu.
"Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China, kami dengan sungguh-sungguh mendesak pihak AS untuk berhenti bermain api dan segera menghentikan tindakan provokatif berbahaya tersebut," lanjutnya.
“AS sekarang bermain api dan harus segera menghentikan tindakan berisiko dan provokatif,” tegasnya.
"China harus dan akan dipersatukan kembali. Tidak ada yang boleh meremehkan tekad, kemauan, dan kemampuan rakyat China untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial mereka," tambah Wu.
Baca juga: China Ancam Membom Nuklir Jepang Tanpa Henti Jika Bela Taiwan
Media China mencemooh tindakan tersebut, dan yang lain menyukainya, sebagai taktik “mengiris sosis”, yang berarti bahwa itu adalah provokasi kecil yang secara individual tidak berarti casus belli (tindakan atau situasi yang memprovokasi atau membenarkan perang), tetapi secara kumulatif menjadi sesuatu yang lebih menentukan secara strategis.
“Setiap pesawat militer asing dilarang mendarat di wilayah China tanpa persetujuan dari pemerintah Republik Rakyat China (RRC), dan setiap masuk tanpa izin ke wilayah udara teritorial China oleh kapal dan pesawat militer asing akan mengakibatkan konsekuensi serius," kata Kolonel Senior Wu Qian, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China, dalam sebuah pernyataan hari Sabtu lalu.
"Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China, kami dengan sungguh-sungguh mendesak pihak AS untuk berhenti bermain api dan segera menghentikan tindakan provokatif berbahaya tersebut," lanjutnya.
“AS sekarang bermain api dan harus segera menghentikan tindakan berisiko dan provokatif,” tegasnya.
"China harus dan akan dipersatukan kembali. Tidak ada yang boleh meremehkan tekad, kemauan, dan kemampuan rakyat China untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial mereka," tambah Wu.
Baca juga: China Ancam Membom Nuklir Jepang Tanpa Henti Jika Bela Taiwan
Media China mencemooh tindakan tersebut, dan yang lain menyukainya, sebagai taktik “mengiris sosis”, yang berarti bahwa itu adalah provokasi kecil yang secara individual tidak berarti casus belli (tindakan atau situasi yang memprovokasi atau membenarkan perang), tetapi secara kumulatif menjadi sesuatu yang lebih menentukan secara strategis.
Lihat Juga :