Iran Bersikeras Telah Capai Kesepakatan Pertukaran Tahanan dengan AS

Senin, 19 Juli 2021 - 02:50 WIB
loading...
Iran Bersikeras Telah...
Iran bersikeras bahwa kesepakatan pertukaran tahanan telah disepakati dengan Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran bersikeras bahwa kesepakatan pertukaran tahanan telah disepakati dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu datang tidak lama setelah Washington membantah kesepakatan seperti itu telah tercapai.

"Keterlaluan. AS menyangkal fakta sederhana bahwa ada kesepakatan yang disepakati tentang masalah tahanan. Bahkan bagaimana cara mengumumkannya,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh. Baca juga: Korban Tewas Aksi Protes Krisis Air di Iran Bertambah Jadi 3

“Pertukaran kemanusiaan disepakati dengan AS dan Inggris di Wina, terpisah dari JCPOA, tentang pembebasan 10 tahanan di semua sisi. Iran siap untuk melanjutkannya saat ini," sambungnya menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (19/7/2021).

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price membantah klaim bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan soal pertukaran tahanan. Dia mengatakan, pembicaraan masih berlangsung dan belum ada hal yang disepakati.

Price mengatakan bahwa pernyataan itu adalah upaya untuk meningkatkan harapan keluarga dari warga AS yang ditahan di Iran secara tidak adil, agar keluarga memberikan tekanan kepada pemerintah.

“Kami telah terlibat dalam pembicaraan tidak langsung tentang para tahanan dalam konteks proses Winadan penundaan dalam memulai kembali proses itu tidak membantu,” ujar Price. Baca juga: AS: Iran Coba Lemparkan Kesalahan Terkait Kebuntuan Pembicaraan Nuklir

“Meskipun akan lebih efektif untuk membuat kemajuan jika kami bertemu di Wina, kami juga siap untuk melanjutkan pembicaraan tentang tahanan selama periode ini," tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Berita Terkini
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved