COVID-19 Belum Hilang, Muncul Virus Monkeypox di AS

Sabtu, 17 Juli 2021 - 13:34 WIB
loading...
A A A
DCHHS mengatakan identitas dan keberadaan pasien tidak akan diungkapkan untuk melindungi privasinya, dan mencatat bahwa kontak individu sedang dilacak.

“Kami telah bekerja sama dengan CDC dan DSHS [Departemen Layanan Kesehatan dan Sosial] dan telah melakukan wawancara dengan pasien dan kontak dekat yang terpapar,” kata direktur DCHHS Dr Philip Huang, dengan alasan bahwa ada “sangat sedikit” bahaya bagi masyarakat umum seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (17/7/2021).

Hakim Dallas County Clay Jenkis juga mengecilkan potensi ancaman, dengan mengatakan bahwa kasus ini bukan alasan untuk khawatir.

Pejabat kesehatan memanfaatkan kesempatan ini untuk memuji persyaratan pemakaian masker oleh pemerintah federal di semua transportasi umum, yang akan berakhir pada September mendatang. Aturan tersebut untuk mengurangi risiko bagi penumpang dalam penerbangan untuk tertular penyakit, yang disebabkan oleh virus dari keluarga yang sama dengan cacar.

Namun demikian, CDC saat ini bekerja untuk menentukan potensi risiko bagi mereka yang mungkin telah melakukan kontak dengan perjalanan di pesawat atau di bandara.

Meskipun ada upaya oleh CDC dan DCHHS untuk mencegah kepanikan dengan pernyataan bahwa orang yang tidak memiliki gejala tidak mampu menyebarkan virus ke orang lain, pengumuman itu memicu ketakutan di media sosial, dengan beberapa warganet yang bosan dengan pandemi COVID-19 mengantisipasi potensi wabah baru.

Terakhir kali ada wabah cacar monyet di AS, pada tahun 2003, setidaknya 47 orang di enam negara bagian terjangkit penyakit ini, tetapi tidak ada kematian yang dilaporkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved