Kremlin Bereaksi Keras, Bantah Putin Izinkan Operasi Menangkan Trump

Jum'at, 16 Juli 2021 - 16:38 WIB
loading...
Kremlin Bereaksi Keras,...
Kremlin membantan Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi memenangkan Donald Trump dalam pilpres AS 2016 lalu. Foto/Forbes
A A A
MOSKOW - Kremlin bereaksi keras terhadap serangkaian klaim, yang didukung oleh sumber anonim dan tidak dapat diverifikasi, bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pejabat keamanannya untuk mendukung kampanye Donald Trump untuk menjadi presiden Amerika Serikat (AS).

"Ini benar-benar fiksi," kata Dmitry Peskov, juru bicara Putin mengecam laporan tersebut,dalam komentar yang dibuat secara eksklusif untuk Russia Today pada Kamis malam.

“Sebenarnya, itu benar-benar omong kosong. Tentu saja, ini adalah ciri dari publikasi yang benar-benar berkualitas rendah. Entah surat kabar itu mencoba meningkatkan popularitasnya atau tetap berpegang pada garis Russophobic yang fanatik,” sambungnya seperti dikutip dari kantor berita yang berbasis di Rusia itu, Jumat (16/7/2021).

Artikel tersebut, yang ditulis oleh jurnalis Inggris Luke Harding dan dua staf lainnya di outlet tersebut, mengklaim bahwa Putin secara pribadi telah mengizinkan operasi agen mata-mata rahasia untuk mendukung Donald Trump yang “tidak stabil secara mental” dalam pemilihan presiden AS 2016 lalu, selama sesi tertutup Dewan Keamanan Nasional Rusia.

Artikel itu konon didasarkan pada apa yang dinilai sebagai dokumen Kremlin yang bocor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved