Empat Warga Iran Dituduh Bersekongkol Culik Warga AS, Kanada, dan Inggris

Rabu, 14 Juli 2021 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Pihak berwenang AS mengatakan para penculik dibantu terdakwa kelima, warga California Niloufar Bahadorifar, yang ditangkap pada 1 Juli.

Dia tidak dituduh berpartisipasi langsung dalam plot, tetapi dituduh memberikan bantuan keuangan kepada para konspirator dan melanggar sanksi terhadap Iran.

“Bahadorifar mengaku tidak bersalah dan dibebaskan dengan jaminan,” ungkap pihak berwenang.

Departemen Kehakiman juga mengatakan para terdakwa didakwa dengan penipuan, pencucian uang dan pelanggaran sanksi.

"Seperti yang dituduhkan, empat terdakwa memantau dan merencanakan menculik seorang warga negara AS asal Iran yang kritis terhadap otokrasi rezim, dan secara paksa membawa korban mereka ke Iran," ujar jaksa federal Audrey Strauss untuk Distrik Selatan New York.

Kepala kantor FBI New York William Sweeney mengatakan rencana itu terdengar seperti "plot film yang dibuat-buat."

"Kami menuduh satu kelompok, yang didukung pemerintah Iran, berkonspirasi menculik seorang jurnalis yang berbasis di AS di sini, di tanah kami dan secara paksa mengembalikannya ke Iran. Tidak dalam pengawasan kita," papar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved