Krisis Ekonomi, Warga Lebanon Bertransformasi Menjadi Vegetarian

Minggu, 11 Juli 2021 - 22:48 WIB
loading...
Krisis Ekonomi, Warga...
Ilustrasi
A A A
BEIRUT - Ketika gaya hidup yang lebih sehat dan kesadaran yang lebih besar tentang masalah iklim telah mendorong peningkatan veganisme di seluruh dunia, warga Lebanon melakukanya karena kebutuhan. Krisis ekonomi yang melanda negara itu membuat warga Lebanon kesulitan membeli daging.

Krisis keuangan telah mendorong lebih dari setengah penduduk Lebanon ke dalam kemiskinan. Banyak orang Lebanon merasa mereka tidak mampu membeli daging sapi atau ayam. Harga melonjak dan gaji turun karena mata uang lokal terus turun, setelah kehilangan 90% nilainya selama dua tahun terakhir.

Baca: Krisis Ekonomi, Harga Produk Menstruasi Menggila, Wanita Lebanon Menderita

“Ada banyak masalah di negara ini, bahkan tentara tidak mampu membeli daging dan ayam dalam jumlah yang tepat untuk makanan,” kata Camille Madi, direktur Basecamp, sebuah asosiasi yang mendistribusikan makanan kepada yang membutuhkan.

Pemotongan anggaran memaksa militer untuk memotong daging dari makanannya tahun lalu. Basecamp, yang mulai bekerja setelah ledakan pelabuhan Beirut musim panas lalu, telah mengirimkan paket makanan harian yang mencakup protein, tetapi dengan sumbangan yang menyusut dan harga yang naik, solusi diperlukan.

Sekarang mereka mengirimkan satu hingga tiga kali sebulan kepada mereka yang membutuhkan, kotak makanan alih-alih makanan panas, tanpa daging dan ayam.

Baca: Krisis Ekonomi, Militer Lebanon 'Sewakan' Helikopter pada Turis
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved