Bandelnya Warga India, Berkerumun Besar saat COVID-19 Mencengkeram

Rabu, 07 Juli 2021 - 14:46 WIB
loading...
Bandelnya Warga India,...
Kerumunan besar di sebuah pasar di New Delhi, India, saat pandemi COVID-19 masih melanda, 6 Juli 2021. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Pemerintah India mengecam kerumunan besar warga di tempat-tempat wisata utara yang populer. Perilaku tersebut dinyatakan sebagai “pelanggaran berat” terhadap langkah-langkah protokol kesehatan yang dapat memicu lonjakan kasus infeksi COVID-19.

Para warga di negara berpenduduk 1,3 miliar itu tetap bandel melanggar protokol kesehatan. Padahal, negara tersebut telah dilanda gelombang kasus infeksi dan kematian terkait COVID-19 pada bulan April dan Mei yang memicu krisis pada sistem perawatan kesehatan.

Baca juga: Diktator Belarusia Lukashenko: Seluruh Dunia Berlutut pada Yahudi

Krisis dianggap mulai mereda, di mana banyak negara bagian mencabut pembatasan dan membuka kembali tempat-tempat liburan.

Dengan teriknya India utara di musim panas menjelang datangnya musim hujan tahunan, banyak orang melakukan perjalanan ke negara bagian Uttarakhand dan Himachal Pradesh di Himalaya yang indah.

Kemarahan publik bermunculan setelah gambar dan video beredar di media sosial tentang kemacetan lalu lintas dalam perjalanan ke situs-situs populer dan sejumlah besar kerumunan orang—beberapa tanpa masker—mengunjungi distrik perbelanjaan tanpa menjaga jarak.

"Virus ini masih ada di antara kita...Satu kesalahan dapat memberi virus kesempatan untuk menyebar di antara kita," kata pejabat senior Kementerian Kesehatan Lav Agarwal dalam konferensi pers hari Selasa yang dilansir AFP, Rabu (7/7/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Berita Terkini
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved