Albania akan Beli Drone dari Turki untuk Perkuat Pertahanan
Selasa, 06 Juli 2021 - 23:01 WIB
loading...
Drone bersenjata buatan Turki. Foto/REUTERS
A
A
A
TIRANE - Albania telah menyetujui anggaran untuk membeli drone bersenjata Turki , Bayraktar TB-2.
Rencana pembelian drone itu dilaporkan TRT World. Setelah kesepakatan baru-baru ini dengan Polandia dan Ukraina, Albania akan menjadi negara berikutnya yang membeli drone tempur Turki.
“Parlemen Albania menyetujui anggaran tambahan sebesar USD9,7 juta untuk pembelian tersebut,” ungkap laporan itu.
Baca juga: Lavrov: Seluruh Negara Harusnya Ikuti Prinsip Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Bulan lalu, Perdana Menteri (PM) Albania Edi Rama memimpin delegasi resmi dalam kunjungan ke Turki saat dia membahas pengamanan wilayah negara itu dengan drone Turki.
Baca juga: Qatar Danai 49% Pabrik Tank Turki, Industri Pertahanan Makin Kuat
Selama dekade terakhir, Turki telah meningkatkan teknologi drone untuk mengatasi embargo senjata dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa.
Baca juga: Kedubes AS di Baghdad Jadi Sasaran Serangan Drone Bersenjata
Meskipun negara-negara Eropa menerapkan beberapa pembatasan atas sistem drone Turki, pekan lalu, Polandia membeli drone Bayraktar TB2 buatan Turki.
Seorang pengamat kebijakan senior di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR) telah memperingatkan bahwa keberhasilan dalam perang drone yang dilakukan Turki dan Azerbaijan memicu kekhawatiran Eropa.
Sebelumnya dilaporkan, Qatar membiayai 49% pabrik tank dan trek untuk kendaraan militer milik negara Turki . Kerja sama itu langsung diumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Berbicara di pabrik lintasan (trek) tank di provinsi Sakarya barat laut Turki, Erdogan mengatakan pabrik itu milik Kementerian Pertahanan Nasional, yang dialokasikan Kementerian Keuangan dan Bendahara Turki.
"Dengan kata lain, tempat ini adalah milik negara dan harus tetap seperti itu," ungkap Erdogan.
Rencana pembelian drone itu dilaporkan TRT World. Setelah kesepakatan baru-baru ini dengan Polandia dan Ukraina, Albania akan menjadi negara berikutnya yang membeli drone tempur Turki.
“Parlemen Albania menyetujui anggaran tambahan sebesar USD9,7 juta untuk pembelian tersebut,” ungkap laporan itu.
Baca juga: Lavrov: Seluruh Negara Harusnya Ikuti Prinsip Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Bulan lalu, Perdana Menteri (PM) Albania Edi Rama memimpin delegasi resmi dalam kunjungan ke Turki saat dia membahas pengamanan wilayah negara itu dengan drone Turki.
Baca juga: Qatar Danai 49% Pabrik Tank Turki, Industri Pertahanan Makin Kuat
Selama dekade terakhir, Turki telah meningkatkan teknologi drone untuk mengatasi embargo senjata dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa.
Baca juga: Kedubes AS di Baghdad Jadi Sasaran Serangan Drone Bersenjata
Meskipun negara-negara Eropa menerapkan beberapa pembatasan atas sistem drone Turki, pekan lalu, Polandia membeli drone Bayraktar TB2 buatan Turki.
Seorang pengamat kebijakan senior di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR) telah memperingatkan bahwa keberhasilan dalam perang drone yang dilakukan Turki dan Azerbaijan memicu kekhawatiran Eropa.
Sebelumnya dilaporkan, Qatar membiayai 49% pabrik tank dan trek untuk kendaraan militer milik negara Turki . Kerja sama itu langsung diumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Berbicara di pabrik lintasan (trek) tank di provinsi Sakarya barat laut Turki, Erdogan mengatakan pabrik itu milik Kementerian Pertahanan Nasional, yang dialokasikan Kementerian Keuangan dan Bendahara Turki.
"Dengan kata lain, tempat ini adalah milik negara dan harus tetap seperti itu," ungkap Erdogan.
(sya)
Lihat Juga :