Rusia: Insiden Kapal Perang Inggris di Laut Hitam Didalangi oleh AS

Senin, 05 Juli 2021 - 19:06 WIB
loading...
Rusia: Insiden Kapal...
Peskov menyebut, provokasi yang melibatkan kapal perusak Inggris, HMS Defender di Laut HItam, dekat Crimea didalangi oleh pihak-pihak di Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Provokasi yang melibatkan kapal perusak Inggris, HMS Defender di Laut HItam didalangi oleh pihak-pihak di Amerika Serikat (AS) . Hal itu diungkapkan juru bicara Kremlin , Dmitry Peskov.

"Saya pikir intelijen kami pasti tahu siapa yang membuat keputusan di sana (dalam situasi dengan kapal perusak Inggris). Tapi, tentu saja saya pikir operasi seperti itu pada dasarnya direncanakan oleh mitra senior dari luar negeri," ucap Peskov. Baca juga: Rusia: NATO Dibentuk untuk 'Ciptakan' Keributan, Bukan Perdamaian

"Kapal perusak itu hanyalah alat provokasi dan Vladimir Putin menjelaskan bahwa dengan demikian beberapa titik lemah terdengar baik dalam sistem pemantauan integritas perbatasan maupun sistem respons. Ini adalah provokasi yang disengaja dan terencana dengan baik," sambungnya.

Peskov, seperti dilansir Tass pada Senin (5/7/2021), kemudian menegaskan bahwa Rusia akan menanggapi dengan sangat tegas jika terjadi insiden serupa di masa depan. Baca juga: Moskow: Latihan Militer Sea Breeze Terang-terangan Anti-Rusia

Namun, Peskov mengatakan, dia terlalu setuju dengan skenario di mana kapal asing itu akan ditenggelamkan. Meski demikian, dia menegaskan responnya pasti akan sangat keras jika ada pelanggaran, tanpa menyebutkan jenis reaksinya.

"Dan yang paling penting, seperti yang dikatakan Putin, bahwa informasi yang diperoleh pesawat pengintai bukanlah informasi yang ingin mereka dapatkan, tetapi ini adalah informasi yang menurut pihak Rusia perlu diberikan," ungkapnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved