Waspada, Israel Disarankan Segera Duduki Jalur Gaza dan Gulingkan Hamas
Minggu, 04 Juli 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bentrok Pecah di Tepi Barat, 87 Warga Palestina Terluka Diserang Pasukan Israel
Peneliti Israel itu mengklaim, “Dalam perang multi-pertempuran, Israel diharapkan berperang di tiga front utama yakni Lebanon, Dataran Tinggi Golan dan Gaza, sementara serangan udara yang dilakukan oleh rudal jarak jauh atau alat peledak dari Irak dan Yaman menyediakan lahan subur untuk pangkalan militer Iran, melalui milisi Irak dan Houthi di Yaman, dan dalam situasi seperti itu, Hamas mungkin menjadi pengganda kekuatan bagi upaya Iran menyakiti Israel."
Setelah menggulingkan Hamas, Dostri mendesak, "Israel harus memperkuat pencegahannya terhadap Hizbullah di Lebanon, dan kemudian fokus secara eksklusif pada ancaman program nuklir militer Iran."
Untuk mengurangi ancaman terhadapnya, Dostri menjelaskan, Israel pertama-tama harus melenyapkan Hamas.
"Karena dalam beberapa dekade terakhir, Hamas telah menjadi kekuatan pemerintah penting yang bertanggung jawab atas Jalur Gaza dan penduduknya, membuatnya rentan terhadap pencegahan karena ketakutannya untuk kehilangan kendali," papar dia.
Dia berpendapat Hamas masih berpegang teguh pada "ideologi Islam radikal" dan gerakan itu mengabaikan harga kerugian militer.
Dostri menyatakan, “Israel harus menanggapi Hamas dengan lebih banyak daya tembak terhadap target dengan kualitas yang jauh lebih tinggi, dan dengan jumlah serangan yang jauh lebih besar, terhadap peluncuran roket apa pun dari Gaza."
Peneliti Israel itu mengklaim, “Dalam perang multi-pertempuran, Israel diharapkan berperang di tiga front utama yakni Lebanon, Dataran Tinggi Golan dan Gaza, sementara serangan udara yang dilakukan oleh rudal jarak jauh atau alat peledak dari Irak dan Yaman menyediakan lahan subur untuk pangkalan militer Iran, melalui milisi Irak dan Houthi di Yaman, dan dalam situasi seperti itu, Hamas mungkin menjadi pengganda kekuatan bagi upaya Iran menyakiti Israel."
Setelah menggulingkan Hamas, Dostri mendesak, "Israel harus memperkuat pencegahannya terhadap Hizbullah di Lebanon, dan kemudian fokus secara eksklusif pada ancaman program nuklir militer Iran."
Untuk mengurangi ancaman terhadapnya, Dostri menjelaskan, Israel pertama-tama harus melenyapkan Hamas.
"Karena dalam beberapa dekade terakhir, Hamas telah menjadi kekuatan pemerintah penting yang bertanggung jawab atas Jalur Gaza dan penduduknya, membuatnya rentan terhadap pencegahan karena ketakutannya untuk kehilangan kendali," papar dia.
Dia berpendapat Hamas masih berpegang teguh pada "ideologi Islam radikal" dan gerakan itu mengabaikan harga kerugian militer.
Dostri menyatakan, “Israel harus menanggapi Hamas dengan lebih banyak daya tembak terhadap target dengan kualitas yang jauh lebih tinggi, dan dengan jumlah serangan yang jauh lebih besar, terhadap peluncuran roket apa pun dari Gaza."
Lihat Juga :