Qatar Danai 49% Pabrik Tank Turki, Industri Pertahanan Makin Kuat

Sabtu, 03 Juli 2021 - 22:01 WIB
loading...
Qatar Danai 49% Pabrik...
Howitzer Firtina buatan Turki. Foto/weaponews.com
A A A
ANKARA - Qatar membiayai 49% pabrik tank dan trek untuk kendaraan militer milik negara Turki . Kerja sama itu diumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Berbicara di pabrik lintasan (trek) tank di provinsi Sakarya barat laut Turki, Erdogan mengatakan pabrik itu milik Kementerian Pertahanan Nasional, yang dialokasikan Kementerian Keuangan dan Bendahara Turki.

"Dengan kata lain, tempat ini adalah milik negara dan harus tetap seperti itu," ungkap Erdogan.

Baca juga: Gerakan Islam Cabang Utara Bangkit, Israel Ketakutan

Meski demikian, Qatar membiayai 49% dari proyek tersebut.

Baca juga: Bentrok Pecah di Tepi Barat, 87 Warga Palestina Terluka Diserang Pasukan Israel

“Kita tidak dapat memiliki kemerdekaan dan masa depan kita tanpa memiliki industri pertahanan yang kuat,” tegas Erdogan.

Baca juga: Aduh Ketahuan, Netanyahu Pakai Duit Negara untuk Pasang Jacuzzi di Rumahnya

Pabrik tersebut merancang dan memproduksi howitzer Firtina dan kendaraan pembawa amunisi Poyraz, serta merancang, memproduksi, dan merenovasi trek kendaraan.

“Rencananya kami membuat tank Altay di sini. Saya harap kami akan mengirimkan tank ke angkatan darat paling cepat pada 2023," ujar Erdogan.

Turki dan Qatar adalah mitra strategis yang bekerja sama dalam sejumlah bidang termasuk dalam sektor pertahanan.

Ankara mengirimkan kapal perang 'Doha' ke Qatar tahun lalu sebagai bagian dari kesepakatan militer yang ditandatangani sekutu.

Hubungan antara kedua negara menguat pada 2017 ketika negara tetangga Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain memberlakukan blokade udara, laut dan darat di Qatar.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Berbahaya! Nyamuk Demam...
Berbahaya! Nyamuk Demam Berdarah Kini Makin Kebal dan Kuat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved