Pasukan Ditarik, Jenderal AS Takut Perang Saudara Pecah di Afghanistan
Rabu, 30 Juni 2021 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan pimpinan AS menggulingkan Taliban dari kekuasaan di Afghanistan pada Oktober 2001. Kelompok itu menyembunyikan Osama Bin Laden dan tokoh al-Qaeda lainnya yang terkait dengan serangan 11 September di AS.
Presiden Joe Biden mengatakan penarikan pasukan Amerika dibenarkan karena AS telah memastikan Afghanistan tidak dapat lagi menjadi basis bagi teroris asing untuk berkomplot melawan Barat.
Biden telah berjanji bahwa AS akan terus mendukung Afghanistan setelah menarik pasukan, tetapi tidak secara "militer".
Baca juga: Gedung Putih: Pasukan AS akan Hadapi Peningkatan Serangan Jika Tetap di Afghanistan
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menegaskan pasukan keamanan negara itu sepenuhnya mampu menahan gerilyawan, tetapi banyak yang percaya penarikan itu berisiko membuat Afghanistan kembali ke cengkeraman Taliban.
Pasukan Jerman terakhir meninggalkan Afghanistan pada hari Selasa, mengakhiri hampir dua dekade keterlibatan di negara itu.
"Sekitar 150.000 orang Jerman telah bertugas di sana sejak 2001," kata kementerian pertahanan.
Presiden Joe Biden mengatakan penarikan pasukan Amerika dibenarkan karena AS telah memastikan Afghanistan tidak dapat lagi menjadi basis bagi teroris asing untuk berkomplot melawan Barat.
Biden telah berjanji bahwa AS akan terus mendukung Afghanistan setelah menarik pasukan, tetapi tidak secara "militer".
Baca juga: Gedung Putih: Pasukan AS akan Hadapi Peningkatan Serangan Jika Tetap di Afghanistan
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menegaskan pasukan keamanan negara itu sepenuhnya mampu menahan gerilyawan, tetapi banyak yang percaya penarikan itu berisiko membuat Afghanistan kembali ke cengkeraman Taliban.
Pasukan Jerman terakhir meninggalkan Afghanistan pada hari Selasa, mengakhiri hampir dua dekade keterlibatan di negara itu.
"Sekitar 150.000 orang Jerman telah bertugas di sana sejak 2001," kata kementerian pertahanan.
(ian)
Lihat Juga :