Presiden Ceko Milos Zeman: Orang-orang Transgender Itu Menjijikkan
Selasa, 29 Juni 2021 - 06:43 WIB
loading...
A
A
A
Undang-undang baru itu telah dikritik keras oleh partai-partai oposisi di dalam negeri, kelompok-kelompok hak asasi manusia, dan oleh lebih dari setengah negara anggota Uni Eropa—termasuk Jerman, Prancis, Spanyol, Irlandia, Belanda, dan Swedia.
Pada pertemuan puncak Uni Eropa pekan lalu, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan kepada Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban untuk menghormati hak-hak lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) atau meninggalkan blok Uni Eropa.
Sedangkan Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo menggambarkan undang-undang baru Hungaria sebagai "primitif".
Namun, Zeman mengatakan kecaman itu sama saja dengan mencampuri urusan dalam negeri suatu negara.
"Viktor Orban mengatakan bahwa dia tidak menentang homoseksual, tetapi dia menentang manipulasi tidak hanya orangtua, tetapi juga anak-anak dalam pendidikan seks," katanya.
"Saya tidak melihat alasan untuk tidak setuju dengannya, karena saya benar-benar terganggu oleh hak pilih, gerakan Me Too, dan Prague Pride," paparnya.
Pada pertemuan puncak Uni Eropa pekan lalu, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan kepada Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban untuk menghormati hak-hak lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) atau meninggalkan blok Uni Eropa.
Sedangkan Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo menggambarkan undang-undang baru Hungaria sebagai "primitif".
Namun, Zeman mengatakan kecaman itu sama saja dengan mencampuri urusan dalam negeri suatu negara.
"Viktor Orban mengatakan bahwa dia tidak menentang homoseksual, tetapi dia menentang manipulasi tidak hanya orangtua, tetapi juga anak-anak dalam pendidikan seks," katanya.
"Saya tidak melihat alasan untuk tidak setuju dengannya, karena saya benar-benar terganggu oleh hak pilih, gerakan Me Too, dan Prague Pride," paparnya.
Lihat Juga :