China Temukan Tengkorak 'Manusia Naga', Diduga Spesies Baru Manusia
Minggu, 27 Juni 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Tengkorak Harbin pertama kali ditemukan pada 1933 di kota dengan nama yang sama tetapi disembunyikan di dalam sumur selama 85 tahun untuk melindunginya dari tentara Jepang.
Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Logistik Siap untuk Impor Bahan Bakar Iran
Tengkorak itu kemudian digali dan diserahkan kepada Ji Qiang, profesor di Universitas GEO Hebei, pada 2018.
“Pada analisis kami, kelompok Harbin lebih terkait erat dengan Homo sapiens daripada Neanderthal, yaitu, Harbin berbagi nenek moyang yang lebih baru dengan kita daripada Neanderthal,” ungkap rekan penulis penelitian Chris Stringer dari Natural History Museum, London, kepada AFP.
Menurut dia, penemuan ini akan menjadikan Manusia Naga sebagai "spesies saudara" kita dan nenek moyang manusia modern yang lebih dekat daripada Neanderthal.
Temuan ini dipublikasikan dalam tiga makalah di jurnal The Innovation. Tengkorak itu berasal dari sekitar 146.000 tahun lalu, menempatkannya di masa Pleistosen Tengah.
Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Logistik Siap untuk Impor Bahan Bakar Iran
Tengkorak itu kemudian digali dan diserahkan kepada Ji Qiang, profesor di Universitas GEO Hebei, pada 2018.
“Pada analisis kami, kelompok Harbin lebih terkait erat dengan Homo sapiens daripada Neanderthal, yaitu, Harbin berbagi nenek moyang yang lebih baru dengan kita daripada Neanderthal,” ungkap rekan penulis penelitian Chris Stringer dari Natural History Museum, London, kepada AFP.
Menurut dia, penemuan ini akan menjadikan Manusia Naga sebagai "spesies saudara" kita dan nenek moyang manusia modern yang lebih dekat daripada Neanderthal.
Temuan ini dipublikasikan dalam tiga makalah di jurnal The Innovation. Tengkorak itu berasal dari sekitar 146.000 tahun lalu, menempatkannya di masa Pleistosen Tengah.
Lihat Juga :