Pabrik Pepsi Gaza Tutup, Pemilik Salahkan Pembatasan Ketat Israel
Selasa, 22 Juni 2021 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
Pabrik Pepsi Gaza telah beroperasi terus menerus sejak 1961, ketika Perusahaan Minuman Ringan Yazeji yang berbasis di Gaza memperoleh hak untuk memproduksi 7UP dan jenis soda lainnya di daerah kantong tersebut.
“Bernilai sekitar USD15 juta, produk pabrik didistribusikan secara lokal. Satu cabang terpisah beroperasi di Tepi Barat yang diduduki, senilai sekitar USD30 juta, yang melayani wilayah tersebut serta Yerusalem Timur,” ungkap pemilik perusahaan.
Pejabat perusahaan telah membuat rencana untuk merayakan 60 tahun beroperasi sebelum penutupan pada Minggu.
Yazeji meneteskan air mata saat dia berjalan melewati pabriknya yang kosong pada hari Senin. “Penutupan itu bencana," ujar dia.
"Tahun ini seharusnya luar biasa, merayakan 60 tahun sejak kami memulai produksi. Kami tidak bisa memperingati ulang tahun ini," pungkas dia.
“Bernilai sekitar USD15 juta, produk pabrik didistribusikan secara lokal. Satu cabang terpisah beroperasi di Tepi Barat yang diduduki, senilai sekitar USD30 juta, yang melayani wilayah tersebut serta Yerusalem Timur,” ungkap pemilik perusahaan.
Pejabat perusahaan telah membuat rencana untuk merayakan 60 tahun beroperasi sebelum penutupan pada Minggu.
Yazeji meneteskan air mata saat dia berjalan melewati pabriknya yang kosong pada hari Senin. “Penutupan itu bencana," ujar dia.
"Tahun ini seharusnya luar biasa, merayakan 60 tahun sejak kami memulai produksi. Kami tidak bisa memperingati ulang tahun ini," pungkas dia.
(sya)
Lihat Juga :