AS: China Hadapi 'Isolasi Internasional' Jika Tolak Kerjasama untuk Cari Asal Covid-19

Senin, 21 Juni 2021 - 23:25 WIB
loading...
AS: China Hadapi Isolasi...
AS menyatakan, China akan menghadapi isolasi dalam komunitas internasional jika tidak bekerja sama dengan penyelidikan tentang asal mula pandemi Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan, China akan menghadapi isolasi dalam komunitas internasionaljika tidak bekerja sama dengan penyelidikan tentang asal mula pandemi Covid-19. AS menuding China menghalangi proses penyelidikan asal muasal Covid-19.

"Ini adalah kerja keras diplomatik - mengumpulkan negara-negara di dunia, memaksakan tekanan politik dan diplomatik pada China, yang merupakan bagian inti dari upaya yang kami lakukan untuk akhirnya menghadapi China dengan pilihan yang tegas: Apakah mereka akan mengizinkan, dengan cara yang bertanggung jawab," ucap Penasihat Keamanan Gedung Putih, Jake Sullivan.

"Caranya, penyelidik melakukan pekerjaan nyata untuk mencari tahu dari mana asalnya, atau mereka akan menghadapi isolasi di komunitas internasional," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (21/6/2021). Baca juga: Mata-mata Top China Dilaporkan Membelot ke AS, Ungkap Rahasia COVID-19

Dia tidak merinci bagaimana Beijing mencegah penyelidikan yang sebelumnya dilakukan oleh tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang telah berkunjung ke Wuhan, tempat pertama kali virus itu terdeteksi.

Tim WHO menyimpulkan bahwa sangat tidak mungkin virus itu berasal dari laboratoriumdan sebaliknya menyarankan bahwa pandemi mematikan itu ditularkan ke manusia dari hewan liar. Yang diklarifikasi Sullivan adalah bahwa AS tidak hanya mengandalkan China untuk penyelidikan asal virus Corona. Baca juga: China Sudah Lakukan Satu Miliar Vaksin, Manado Terus Genjot Vaksinasi

“Presiden berhak melalui analisis kami sendiri, upaya komunitas intelijen kami sendiri yang telah dia arahkan dan melalui pekerjaan lain yang akan kami lakukan dengan sekutu, dan mitra untuk terus menekan di setiap lini sampai kami mengetahui bagaimana virus ini memasuki dunia," katanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Dihujani Rudal Iran,...
Dihujani Rudal Iran, Israel Ancam Balas Dendam
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved