Netanyahu Perintahkan Penghancuran Dokumen sebelum Bennett Ambil Alih

Sabtu, 19 Juni 2021 - 00:01 WIB
loading...
Netanyahu Perintahkan...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Sesaat sebelum Naftali Bennett Israel mengambil alih jabatan sebagai perdana menteri (PM) Israel , pendahulunya Benjamin Netanyahu memerintahkan dokumen-dokumen dihancurkan di kantornya.

Laporan menyebut sumber yang bekerja untuk Netanyahu mengatakan mantan perdana menteri memerintahkan mereka membuang dokumen pada Minggu, satu hari sebelum pemerintah baru menjabat.

Tidak jelas dokumen mana atau berapa banyak dokumen yang diduga dihancurkan.

Baca juga: Beri 1 Juta Vaksin Akan Kedaluwarsa, Israel Minta Imbalan Jatah Vaksin Palestina

Menurut peraturan pegawai negeri dan keputusan kabinet, merobek-robek dokumen adalah tindakan ilegal.

Baca juga: Pasukan Israel Hancurkan Pos Pengamatan Suriah di Dataran Tinggi Golan

Semua dokumen, baik publik maupun pribadi, dimaksudkan untuk disimpan dalam arsip kantor, terutama dokumen yang berkaitan dengan hal-hal profesional.

Baca juga: Tembak Mati Pria Autis Palestina, Polisi Israel Menghadapi Penjara 12 Tahun

Dalam pernyataan, kantor Perdana Menteri Israel menyatakan, "Tidak terbiasa dengan masalah ini."

Meski demikian, kantor Perdana Menteri Israel mengklaim akan menyelidikinya.

Juru bicara Netanyahu membantah klaim itu sepenuhnya, dengan menyatakan, "Tidak ada hal seperti itu yang pernah terjadi."

Dokumen-dokumen tersebut disimpan di brankas yang terletak di daerah yang dikenal sebagai "Akuarium" tempat para perdana menteri dan para pembantunya yang paling senior duduk.

Area kantor ini biasanya berisi jadwal pejabat senior, dokumen tentang pekerjaan mereka, dan materi lainnya.

Sebagaimana diamanatkan undang-undang, dokumen-dokumen di dalam brankas harus dipindahkan ke arsip kantor untuk diarsipkan sehingga Bennett, para menterinya, dan para pembantu seniornya dapat mengaksesnya.

Laporan itu mengutip staf yang tidak disebutkan namanya yang bekerja untuk Netanyahu.

Para staf itu diperintahkan untuk merobek-robek dokumen pada Minggu pagi, beberapa jam sebelum koalisi partai yang bekerja untuk mencopot Netanyahu dari jabatannya mengambil alih.

Para staf mengatakan bahwa perintah itu datang langsung dari Netanyahu sendiri.

Pada Senin, Netanyahu menyerahkan kantor dan kekuasaan formalnya kepada Bennett setelah 12 tahun pemerintahannya.

Pertemuan itu dilaporkan sangat mendadak, berakhir tanpa jabat tangan tradisional, upacara, atau sesi foto.

Netanyahu tampak kecewa kehilangan kekuasaannya setelah beberapa kali pemilu yang tak memberi hasil yang stabil bagi politik Israel.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Yossi Cohen, Mantan...
Yossi Cohen, Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved