Ahmadinejad: Agen-agen Israel Menyusup ke Badan Kontra Intelijen Iran
Senin, 14 Juni 2021 - 11:43 WIB
loading...
Mantan presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Mantan presiden Iran , Mahmoud Ahmadinejad, mengeklaim bahwa agen-agen Israel telah menyusup ke badan kontra intelijen negaranya. Menurutnya, penyusupan itu khususnya terjadi di departemen yang ditugaskan untuk menggagalkan spionase Israel.
Ahmadinejad bahkan menuduh bahwa para pejabat di badan-badan intelijen Iran berusaha menutupi jejak para pembunuh ilmuwan nuklir Iran, termasuk kepala program nuklir republik Islam tersebut, Mohsen Fakhrizadeh.
Baca juga: Cerita Eks Bos Mossad Curi Arsip Nuklir Iran: Libatkan 20 Agen, Pecahkan 30 Brankas
Berbicara kepada outlet media lokal, mantan presiden Iran, yang baru-baru ini didiskualifikasi dari pencalonan kembali dalam pemilihan presiden Iran yang akan digelar pada hari Jumat mendatang, mengatakan: "Operasi besar-besaran Israel menggunakan sekelompok personel keamanan yang korup di eselon atas intelijen nasional."
Kepala "geng" tersebut, kata Ahmadinejad, adalah kepala departemen Israel di dinas intelijen Iran. Hanya saja, dia tidak mengungkapkan nama individu atau tahun-tahun di mana dia bertugas dalam kapasitas itu.
"Geng korup ini perlu mengungkap kejahatannya dan bertanggung jawab atas perannya dalam pembunuhan ilmuwan nuklir kami dan ledakan di fasilitas nuklir Natanz," lanjut Ahmadinejad.
"Mereka mencuri dokumen penting dari distrik Turquzabad dekat Ibu Kota [Iran], Teheran, dan dari [layanan] intelijen kami," katanya, merujuk pada apa yang disebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai "gudang atom rahasia" yang menunjukkan jejak uranium.
Ahmadinejad bahkan menuduh bahwa para pejabat di badan-badan intelijen Iran berusaha menutupi jejak para pembunuh ilmuwan nuklir Iran, termasuk kepala program nuklir republik Islam tersebut, Mohsen Fakhrizadeh.
Baca juga: Cerita Eks Bos Mossad Curi Arsip Nuklir Iran: Libatkan 20 Agen, Pecahkan 30 Brankas
Berbicara kepada outlet media lokal, mantan presiden Iran, yang baru-baru ini didiskualifikasi dari pencalonan kembali dalam pemilihan presiden Iran yang akan digelar pada hari Jumat mendatang, mengatakan: "Operasi besar-besaran Israel menggunakan sekelompok personel keamanan yang korup di eselon atas intelijen nasional."
Kepala "geng" tersebut, kata Ahmadinejad, adalah kepala departemen Israel di dinas intelijen Iran. Hanya saja, dia tidak mengungkapkan nama individu atau tahun-tahun di mana dia bertugas dalam kapasitas itu.
"Geng korup ini perlu mengungkap kejahatannya dan bertanggung jawab atas perannya dalam pembunuhan ilmuwan nuklir kami dan ledakan di fasilitas nuklir Natanz," lanjut Ahmadinejad.
"Mereka mencuri dokumen penting dari distrik Turquzabad dekat Ibu Kota [Iran], Teheran, dan dari [layanan] intelijen kami," katanya, merujuk pada apa yang disebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai "gudang atom rahasia" yang menunjukkan jejak uranium.
Lihat Juga :