Yordania dan Hamas Mungkin Segera Rekonsiliasi untuk Hadapi Israel
Jum'at, 11 Juni 2021 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Raja Abdullah dari Yordania mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa mungkin ada "konspirasi" yang melawan Yordania dan Palestina untuk menetralisir peran Kerajaan Yordania dalam apa yang dilihat warga Yordania sebagai bagian integral dari identitas mereka.
Baca juga: Perubahan Hukum, Arab Saudi Izinkan Wanita Hidup Sendiri Tanpa Wali Pria
Selain perbatasan bersama mereka, Yordania dan Palestina dihubungkan oleh fakta bahwa sebagian besar penduduk Yordania berasal dari Palestina.
Selain itu, sekitar dua juta pengungsi Palestina tinggal di sepuluh kamp PBB di Yordania.
"Keadaan yang menghalangi pemerintah Yordania dan Hamas untuk berkomunikasi tidak ada lagi karena agresi terhadap Gaza memaksakan fakta baru di lapangan, yang mengharuskan pembukaan halaman baru dengan gerakan tersebut," ungkap Ahmed Said Nofal, pakar urusan Palestina dan Israel.
Profesor ilmu politik Ahmed Said Nofal mengaitkan perkembangan ini dengan fakta bahwa Hamas mewakili orang-orang di jalan karena pembelaannya atas Yerusalem dan Tempat Suci Al-Aqsa di Kota Tua.
Baca juga: Perubahan Hukum, Arab Saudi Izinkan Wanita Hidup Sendiri Tanpa Wali Pria
Selain perbatasan bersama mereka, Yordania dan Palestina dihubungkan oleh fakta bahwa sebagian besar penduduk Yordania berasal dari Palestina.
Selain itu, sekitar dua juta pengungsi Palestina tinggal di sepuluh kamp PBB di Yordania.
"Keadaan yang menghalangi pemerintah Yordania dan Hamas untuk berkomunikasi tidak ada lagi karena agresi terhadap Gaza memaksakan fakta baru di lapangan, yang mengharuskan pembukaan halaman baru dengan gerakan tersebut," ungkap Ahmed Said Nofal, pakar urusan Palestina dan Israel.
Profesor ilmu politik Ahmed Said Nofal mengaitkan perkembangan ini dengan fakta bahwa Hamas mewakili orang-orang di jalan karena pembelaannya atas Yerusalem dan Tempat Suci Al-Aqsa di Kota Tua.
Lihat Juga :