China: Klaim COVID-19 dari Lab Sama Halnya Menuduh Irak Miliki Senjata Pemusnah Massal

Selasa, 08 Juni 2021 - 14:46 WIB
loading...
China: Klaim COVID-19...
Bendera nasional China berkibar di Beijing. Foto/REUTERS/Thomas Peter
A A A
WASHINGTON - Kedutaan Besar China di Amerika Serikat mengecam apa yang mereka yakini sebagai tuduhan tidak berdasar bahwa COVID-19 bocor dari laboratorium di Wuhan. Kedutaan itu membandingkannya dengan tuduhan palsu tentang Irak memiliki senjata pemusnah massal.

Pada akhir Mei lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memerintahkan pejabat intelijen Amerika untuk membuat laporan yang memeriksa kembali asal-usul virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Baca juga: Aneh, Ilmuwan China Patenkan Vaksin COVID-19 sebelum Pandemi Diumumkan

Dia mengatakan komunitas intelijen AS terpecah antara dua versi asal virus corona, yakni virus ditularkan ke manusia dari hewan atau virus berasal dari kecelakaan di laboratorium.

Intelijen Inggris juga tidak mengesampingkan teori COVID-19 bocor dari laboratorium.

Mengomentari hal itu, Beijing mengatakan bahwa para ilmuwan, bukan badan intelijen, yang harus dilibatkan dalam mencari tahu asal-usul COVID-19.

“Asal-usul COVID-19 adalah masalah sains dan harus dipelajari bersama oleh para ilmuwan di seluruh dunia, bukan dipolitisasi," kata juru bicara Kedutaan China di Amerika, Liu Pengyu pada Senin malam.

"Setiap kesimpulan harus ditarik sesuai dengan prosedur WHO [Organisasi Kesehatan Dunia] dan mengikuti metode berbasis sains. Kampanye untuk mempolitisasi studi tentang asal-usul dan mencoreng China tidak berbeda dengan kebohongan tentang Irak yang memiliki senjata pemusnah massal (WMD) 12 tahun lalu," ujarnya, seperti dikutip Sputniknews, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Empat Orang Sekeluarga Ditabrak Mati dengan Pickup karena Mereka Muslim

Sekadar diketahui, sesaat sebelum AS dan sekutunya menginvasi Irak pada Maret 2003, Menteri Luar Negeri AS saat itu Colin Powell mengatakan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB bahwa dia menerima informasi langsung tentang teknologi untuk produksi senjata biologis yang diduga tersedia untuk pemimpin Irak saat itu, Saddam Hussein.

Untuk mendukung kata-kata itu, Powell mendemonstrasikan tabung reaksi dengan bubuk putih, mengeklaim bahwa itu berisi sampel senjata pemusnah massal yang diproduksi di pabrik Irak.

Namun kemudian terungkap bahwa Powell telah mendapat informasi yang salah dari intelijen AS dan tabung reaksi itu ternyata palsu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Kasus Covid-19 di Pedesaan...
Kasus Covid-19 di Pedesaan China Mulai Naik, Xi Jinping Resah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved