Jenderal Israel Sebut Perang 11 Hari di Gaza Hanya Tahap Awal
Sabtu, 05 Juni 2021 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam, menembakkan lebih dari 4.300 roket dan mortir ke Israel selama perang 11 hari.
Sebagian besar proyektil Hamas dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome Israel, namun kelompok perlawanan di Gaza memiliki sedikit pertahanan udara dan bom-bom Zionis jatuh di gedung-gedung apartemen di kota berpenduduk padat itu, menewaskan 254 orang, 67 di antaranya adalah anak-anak dan 80 di antaranya adalah anggota Hamas dan Jihad Islam Palestina.
Di Israel, 13 orang tewas, termasuk dua anak-anak, akibat tembakan roket Hamas.
Toledano mengatakan IDF mencoba untuk "memaksimalkan" konflik sementara opini publik di Israel ada di pihak mereka.
“Kami tidak melakukan operasi seperti ini setiap minggu atau setiap bulan karena kami memahami beban yang ditanggung oleh warga sipil, terutama di garis depan rumah. Dan karena itu ketika kami meluncurkan operasi ini, kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin,” katanya. "Perang ini rumit dalam hal roket.”
Sebagian besar proyektil Hamas dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome Israel, namun kelompok perlawanan di Gaza memiliki sedikit pertahanan udara dan bom-bom Zionis jatuh di gedung-gedung apartemen di kota berpenduduk padat itu, menewaskan 254 orang, 67 di antaranya adalah anak-anak dan 80 di antaranya adalah anggota Hamas dan Jihad Islam Palestina.
Di Israel, 13 orang tewas, termasuk dua anak-anak, akibat tembakan roket Hamas.
Toledano mengatakan IDF mencoba untuk "memaksimalkan" konflik sementara opini publik di Israel ada di pihak mereka.
“Kami tidak melakukan operasi seperti ini setiap minggu atau setiap bulan karena kami memahami beban yang ditanggung oleh warga sipil, terutama di garis depan rumah. Dan karena itu ketika kami meluncurkan operasi ini, kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin,” katanya. "Perang ini rumit dalam hal roket.”
Lihat Juga :