Jaksa Tuntut Polisi Pembunuh George Floyd 30 Tahun Penjara

Kamis, 03 Juni 2021 - 15:12 WIB
loading...
Jaksa Tuntut Polisi...
Derek Chauvin (Kanan) dituntut 30 tahun penjara atas pembunuhan terhadap George Floyd (Kiri). Foto/Sky News
A A A
WASHINGTON - Jaksa telah meminta hakim untuk menghukum Derek Chauvin, mantan perwira polisi Minneapolis yang dinyatakan bersalah membunuh George Floyd , hingga 30 tahun penjara.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan pada hari Rabu waktu setempat, jaksa mengutip putusan hakim pengadilan bulan lalu bahwa ada empat faktor yang memberatkan dalam pembunuhan Floyd.

Tetapi pengacara ingin Chauvin dijatuhi hukuman percobaan.

Jaksa menggambarkan tindakan Chauvin sebagai tindakan yang mengerikan dan hukuman 30 tahun akan dengan tepat menjelaskan dampak mendalam dari perilaku terdakwa pada korban, keluarga korban, dan masyarakat.

Mereka mengatakan bahwa tindakan Chauvin mengejutkan hati nurani bangsa.

Baca juga: Polisi Pembunuh George Floyd Diisolasi 23 Jam Per Hari, Beginilah Penjaranya

"Tidak ada hukuman yang dapat membatalkan kematian Tuan Floyd, dan tidak ada hukuman yang dapat membatalkan tindakan trauma yang ditimbulkan oleh terdakwa," tulis Jaksa dalam tuntutannya.

"Tetapi hukuman yang dijatuhkan Pengadilan harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di atas hukum, dan tidak seorang pun di bawahnya," sambungnya seperti dikutip dari Sky News, Kamis (3/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved