Kapal Terbesar Angkatan Laut Iran Terbakar dan Tenggelam di Teluk Oman
Rabu, 02 Juni 2021 - 13:47 WIB
loading...
Kapal pendukung Angkatan Laut Iran, Kharg, bersandar di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, pada 27 Februari 2020 lalu. Foto/CBS News
A
A
A
TEHERAN - Kapal terbesar milik Angkatan Laut Iran dilaporkan terbakar dan kemudian tenggelam di Teluk Oman pada Rabu (2/6/2021), dalam kondisi yang tidak diketahui. Demikian laporan sejumlah media Iran.
Kantor berita Fars dan Tasnim mengatakan upaya untuk menyelamatkan kapal Kharg berujung pada kegagalan. Kapal tersebut dinamai berdasarkan pulau yang berfungsi sebagai terminal minyak utama Iran.
"Api mulai berkobar sekitar pukul 02.25 pagi dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkannya," lapor stasiun televisi pemerintah Iran yang dinukil CBS News.
Kapal itu tenggelam di dekat pelabuhan Iran Jask, sekitar 790 mil tenggara Teheran di Teluk Oman dekat Selat Hormuz, mulut sempit Teluk Persia.
Baca juga: Didekati 13 Kapal Iran, Kapal AS Lepaskan 30 Tembakan Peringatan
Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan operasi penyelamatan untuk Kharg gagal, tanpa merinci apa artinya laporan itu.
Foto-foto yang beredar di media sosial Iran menunjukkan para pelaut mengenakan jaket pelampung mengevakuasi kapal saat api berkobar di belakang mereka.
Kantor berita Fars dan Tasnim mengatakan upaya untuk menyelamatkan kapal Kharg berujung pada kegagalan. Kapal tersebut dinamai berdasarkan pulau yang berfungsi sebagai terminal minyak utama Iran.
"Api mulai berkobar sekitar pukul 02.25 pagi dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkannya," lapor stasiun televisi pemerintah Iran yang dinukil CBS News.
Kapal itu tenggelam di dekat pelabuhan Iran Jask, sekitar 790 mil tenggara Teheran di Teluk Oman dekat Selat Hormuz, mulut sempit Teluk Persia.
Baca juga: Didekati 13 Kapal Iran, Kapal AS Lepaskan 30 Tembakan Peringatan
Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan operasi penyelamatan untuk Kharg gagal, tanpa merinci apa artinya laporan itu.
Foto-foto yang beredar di media sosial Iran menunjukkan para pelaut mengenakan jaket pelampung mengevakuasi kapal saat api berkobar di belakang mereka.
Lihat Juga :