Kubu Oposisi Israel Bersatu Ingin Gulingkan Netanyahu

Senin, 31 Mei 2021 - 07:46 WIB
loading...
Kubu Oposisi Israel...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/Yonatan Sindel/Pool via REUTERS
A A A
TEL AVIV - Berbagai kubu oposisi telah bergabung dalam sebuah koalisi untuk membentuk pemerintahan baru Israel . Mereka kompak akan menggulingkan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu .

Netanyahu merupakan pemimpin terlama di negara Yahudi tersebut.

Baca juga: Saat Perang Berdarah, 43 Warga Gaza Diduga Jadi Mata-mata Israel

Naftali Bennett, mantan menteri pertahanan di kabinet Netanyahu, dan pemimpin oposisi Yair Lapid akan memimpin partai-partai oposisi di bawah perjanjian baru yang akan membagi kekuasaan dalam "pemerintahan persatuan".

Bennett akan mengambil alih kekuasaan sebagai perdana menteri terlebih dahulu, dan kemudian Lapid jika mereka berhasil menggulingkan Netanyahu dari kekuasaan.

"Kita bisa pergi ke pemilu kelima, pemilu keenam, sampai rumah kita menimpa kita, atau kita bisa menghentikan kegilaan dan mengambil tanggung jawab," kata Bennett pada hari Minggu saat mengumumkan pembentukan koalisi anti-Netanyahu.

"Pemerintah persatuan diperlukan untuk menyelamatkan Israel dari kekacauannya," ujarnya.

Koalisi ini akan memiliki waktu satu minggu untuk menyelesaikan kesepakatan dan kemudian akan menghadapi pemungutan suara di Knesset atau Parlemen.

Lapid akan memberi tahu Presiden Reuven Rivlin tentang kemampuannya membentuk pemerintahan baru dengan mitranya pada hari Senin (31/5/2021), seperti dikutip Times of Israel.

Baca juga: Terungkap, Gaza Jadi Kelinci Percobaan Perang AI Pertama Israel

Netanyahu, yang telah menghadapi empat pemilu dalam dua tahun serta tuduhan korupsi, telah mencoba menawarkan gaya rotasi untuk pemerintah, tetapi ditolak, karena koalisi oposisi memiliki tujuan bersama untuk menggulingkan Netanyahu dari jabatannya.

Dalam pesan hari Minggu yang di-posting di Twitter, PM Netanyahu mengecam saingannya dan kesepakatan koalisi sebagai "penipuan abad ini".

Dia menambahkan bahwa konflik baru-baru ini dengan Hamas membuktikan bahwa Israel tidak dapat berfungsi dengan "pemerintah sayap kiri".

"Kami baru saja keluar dari perang, dari operasi militer, dan jelas, di tengah pertempuran, tidak mungkin bertempur dengan Hamas dari pemerintah sayap kiri," katanya, yang mengusulkan agar mereka membentuk pemerintah sayap kanan Israel sebagai gantinya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved