Menebar Teror, Polisi Israel Tangkapi Ratusan Warga Palestina
Jum'at, 28 Mei 2021 - 02:19 WIB
loading...
Polisi Israel menangkap 250 warga Palestina dalam dua hari terakhir. Foto/The New Arab
A
A
A
YERUSALEM - Polisi Israel telah menangkap setidaknya 250 warga Palestina di Israel dalam dua hari terakhir.Sementara itu para aktivis mengatakan serangan oleh orang Israel Yahudi terhadap komunitas Palestina tidak mendapatkan hukuman.
Menurut kantor berita Otoritas Palestina, Wafa, pasukan Israel menangkap 250 warga Palestina di Israel pada Senin dan Selasa, dalam kampanye penahanan yang masih berlangsung.
Hassan Jabreen, kepala Adalah, sebuah pusat hukum untuk perlindungan warga Palestina di Israel, mengatakan kepada outlet berita lokal Arab48 bahwa polisi Israel telah "meneror" warga melalui kampanye yang datang dari motivasi "murni politik" tanpa dasar hukum.
Di Wadi Ara dan Kafr Manda, polisi Israel menangkap puluhan pemuda dan menggerebek rumah. Penangkapan juga terjadi di Negev dan Umm Al-Fahm.
Baca juga: Dewan HAM: Serangan Terbaru Israel ke Gaza Masuk Kategori Kejahatan Perang
Pasukan intelijen Israel juga menangkap Moein Al-Asam, seorang seniman yang berbasis di Negev, setelah dia menyanyikan sebuah syair untuk Yerusalem dan Gaza serta memuji perlawanan Palestina. Dia diinterogasi selama dua jam.
Menurut kantor berita Otoritas Palestina, Wafa, pasukan Israel menangkap 250 warga Palestina di Israel pada Senin dan Selasa, dalam kampanye penahanan yang masih berlangsung.
Hassan Jabreen, kepala Adalah, sebuah pusat hukum untuk perlindungan warga Palestina di Israel, mengatakan kepada outlet berita lokal Arab48 bahwa polisi Israel telah "meneror" warga melalui kampanye yang datang dari motivasi "murni politik" tanpa dasar hukum.
Di Wadi Ara dan Kafr Manda, polisi Israel menangkap puluhan pemuda dan menggerebek rumah. Penangkapan juga terjadi di Negev dan Umm Al-Fahm.
Baca juga: Dewan HAM: Serangan Terbaru Israel ke Gaza Masuk Kategori Kejahatan Perang
Pasukan intelijen Israel juga menangkap Moein Al-Asam, seorang seniman yang berbasis di Negev, setelah dia menyanyikan sebuah syair untuk Yerusalem dan Gaza serta memuji perlawanan Palestina. Dia diinterogasi selama dua jam.
Lihat Juga :