Assad: Kritik Barat Terhadap Pemilu Suriah 'Nol Besar'

Kamis, 27 Mei 2021 - 15:56 WIB
loading...
Assad: Kritik Barat...
Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengatakan kritik Barat terhadap pemilihan presiden (pilpres) memiliki nilai nol. Foto/REUTERS
A A A
DAMASKUS - Presiden Suriah , Bashar al-Assad mengatakan kritik Barat terhadap pemilihan presiden (pilpres) memiliki "nilai nol". Suriah sendiri telah menggelar pilpres kemarin.

Pemungutan suara hanya diadakan di wilayah yang dikendalikan pemerintah dan Amerika Serikat (AS) serta Uni Eropa (UE) mengatakan pemilihan itu tidak bebas dan tidak adil.

"Pemilu curang ini tidak mewakili kemajuan apa pun menuju penyelesaian politik," kata AS dan UE dalam pernyataan bersama. Baca juga: Rusia Dituduh Gunakan Teknologi Israel untuk Selamatkan Assad

Assad dan istrinya, Asma, memberikan suara mereka di pinggiran kota Douma, benteng utama pemberontak sebelum direbut kembali oleh pasukan pemerintah pada 2018.

Pasca memberikan suara, Assad mengomentari kritik AS dan UE. Dia menyatakan bahwa pendapat keduanya tidak memiliki nilai. bahwa pendapat keduanya tidak memiliki nilai. Baca juga: Tampang Sangar Pembom Jarak Jauh Rusia Saat Pertama Kali Mendarat di Suriah

"Saya mengutuk kritik dari negara-negara Barat, yang sebagian besar memiliki sejarah kolonial yang dalam. Sebagai negara, kami tidak menerima perilaku ini," kata Assad, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (27/5/2021).

Pemungutan suara tersebut adalah pemilihan kedua sejak dimulainya perang saudara, yang sudah berlangsung selama satu dekade, yang telah menewaskan lebih dari 388.000 orang dan membuat setengah dari populasi sebelum perang mengungsi.

Dengan lawan politik yang berada di luar negeri dilarang untuk maju dan tidak ada pemungutan suara di sebagian besar wilayah di luar kendali pemerintah, Assad menghadapi dua penantang yang hampir tidak dikenal.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved