Pemerintah Trump Pertimbangkan Uji Coba Bom Nuklir AS

Sabtu, 23 Mei 2020 - 17:11 WIB
loading...
Pemerintah Trump Pertimbangkan...
Awan jamur dari tes pertama bom hidrogen Ivy Mike Amerika Serikat (AS) di Enewetak, sebuah atol di Samudra Pasifik, pada tahun 1952. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
WASHINGTON - Administrasi Trump mempertimbangkan untuk melakukan uji coba bom nuklir Amerika Serikat (AS). Jika benar-benar dilakukan, maka itu menjadi tes pertama oleh Amerika sejak 1992.

Pembahasan rencana uji coba senjata pemusnah massal ini diungkap The Washington Post yang mengutip para pejabat yang mengetahui masalah tersebut. Rencana itu akan menjadi "pengkhianatan" kebijakan Amerika yang selama puluhan tahun melarang tindakan semacam itu.

Diskusi pemerintah Presiden Donald Trump itu dilaporkan berlangsung pada pertemuan para pejabat senior dari berbagai lembaga keamanan nasional pada 15 Mei dan sebagai respons dari tuduhan bahwa Rusia dan China melanggar apa yang disebut sebagai standar "zero-yield" baik dengan tes senjata nuklir berdaya rendah atau tes bawah tanah. Rusia dan China membantah tuduhan itu, dan sejauh ini tidak ada bukti yang menguatkan tuduhan tersebut.

Salah satu sumber administrasi Trump yang dikutip The Washington Post menyatakan bahwa langkah itu dapat berguna dalam menegosiasikan perjanjian trilateral untuk mengatur persenjataan negara-negara ketiga. Alasan itu merujuk pada keinginan Washington agar China bergabung dalam perjanjian New START, sebuah perjanjian kontrol senjata nuklir antara AS dan Rusia yang akan berakhir pada Februari 2021.

Menurut seorang jurnalis dari majalah TIME, langkah pertama menuju dilanjutkannya uji coba nuklir di AS dilakukan pada tahun 2017. Pada saat itu, seorang pejabat Administrasi Keamanan Nuklir Nasional yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan bahwa uji coba nuklir berpotensi dapat dilakukan untuk "tujuan politik".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved