Kereta Gantung di Italia Jatuh, Sembilan Tewas

Minggu, 23 Mei 2021 - 23:54 WIB
loading...
Kereta Gantung di Italia...
Sembilan orang tewas ketika kereta gantung yang menghubungkan Danau Maggiore Italia dengan gunung terdekat di Pegunungan Alpen jatuh. Foto/REUTERS
A A A
ROMA - Sembilan orang tewas ketika kereta gantung yang menghubungkan Danau Maggiore Italia dengan gunung terdekat di Pegunungan Alpen jatuh. Dua anak juga dilaporkan terluka parah dalam insiden ini.

Kereta gantung Stresa-Mottarone membawa wisatawan dan penduduk lokal dari kota Stresa di Danau Maggiore, hampir 1.400 meter di atas permukaan laut, ke puncak gunung Mottarone. Baca juga: Lamborghini Akan Luncurkan Supercar Listrik Pertamanya Tahun 2025

"Ini adalah korban terakhir dari kecelakaan itu, karena kereta itu membawa 11 penumpang ketika bencana itu terjadi," kata Simone Bobbio, juru bicara layanan penyelamatan pegunungan Alpen Italia untuk wilayah Piedmont.

"Kabin kereta gantung jatuh di dekat pilar kedua terakhir saat menaiki gunung. Masih belum ada rincian tentang kewarganegaraan atau usia para korban," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (23/5/2021).

Insiden ini sendiri terjadi tidak lama setelah layanan kereta gantung Stresa-Mottarone dibuka kembali setelah pencabutan pembatasan virus Corona secara bertahap. Baca juga: Para Pekerja Italia Ogah Memuat Pengiriman Senjata Bertujuan Israel

Puncak Mottarone populer di kalangan wisatawan karena pemandangan panorama Danau Maggiore dan pulau-pulaunya yang indah serta pemandangan Pegunungan Alpen di sekitarnya.

Layanan kereta gantung pertama kali dibuka pada Agustus 1970, dengan waktu pengerjaan selama tiga. Kereta gantung dibuat untuk menggantikan rel kereta dan perjalanan dari Stresa ke Mottarone, dan sebaliknya memakan waktu 20 menit.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Italia Serukan Sanksi...
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
Giliran Italia Larang...
Giliran Italia Larang Pangkalannya Digunakan Pesawat AS untuk Bombardir Iran
5 Alasan Italia Menjual...
5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved